Punk In Love


film21071

Genre

Comedy

Produser

Raam Punjabi

Produksi

MVP Pictures

Cast

Vino G. Bastian (Arok), Yogi Finanda (Mojo), Andhika Pratama (Yoji), Aulia Sarah (Almira)

Sutradara

Ody C. Harahap

Sebenarnya saya tidak terlalu suka menonton film Indonesia, apalagi di bioskop. Tapi kemarin teman-teman mengajak nobar film ini, karena katanya film-nya lucu, tentang anak Malang, dan setting-nya ada yang diambil di pinggir stasiun kereta (yang entah dimana itu, saya juga kurang tahu berhubung buta arah (pouty) ), dan di Universitas Negeri Malang sana (kalau ini saya tahu :D ).

Ternyata… hampir sepanjang film saya terus tertawa….

Film itu sendiri bercerita tentang seorang anak punk dari Malang yang bernama Arok yang berangkat ke Jakarta untuk menyatakan cintanya. Biasa memang, tapi bumbu komedi di film ini yang membuatnya menarik.

Film dibuka dengan adegan Arok yang berdiri di pagar atap sebuah gedung bertuliskan “Departemen Agama Malang” dan bersiap untuk loncat dari atas sana karena baru saja menerima undangan pernikahan Maya di Jakarta. Teman-temang gengnya kemudian datang dan ikut ribut bersama orang-orang yang sudah berkumpul banyak di bawah gedung menyuruh Arok turun. Sementara itu di belakang Arok, satpam bangunan sedang menyiapkan tali untuk menarik Arok kalau benar-benar jatuh nanti. Lalu salah satu temannya berceletuk:

“Kalau mau bunuh diri kenapa harus di Departemen Agama sih?”

“Ga tau, biar arwahnya masuk surga kali?”

Singkat cerita, Arok tidak jadi meloncat karena memutuskan dia akan ke Jakarta untuk menyatakan cinta sebelum Maya menikah dan meloncat kembali ke atap bangunan. Malang bagi si satpam yang pada saat bersamaan sudah meloncat ke arah Arok sambil membawa tali. Alih-alih Arok, malah dia yang jatuh, dan usaha penyelamatan berubah menjadi usaha penyelamatan si satpam (LOL) .

Berbekal uang seadanya, empat anak punk itu berangkat ke Jakarta, setelah meminta restu kepada pengurus kuburan yang merupakan ibu salah satu dari mereka, yang berujung mereka berempat harus menggali kuburan dulu untuk rombongan pengangkut jenazah yang sudah menunggu, akhirnya mereka berangkat menumpang truk ke arah Yogyakarta. Lagi-lagi sial, mereka salah naik truk dan malah berakhir di Bromo.

Perjalanan ke Jakarta menjadi penuh rintangan. Dari Bromo mereka berhasil dapat tumpangan ke Blitar, bertemu tukang sate yang tadinya akan dipalak karena sudah kelaparan, tapi ternyata tukang satenya bawa dua parang dan siap “bertarung”. Akhirnya mereka naik bus ke Semarang dengan harapan dapat tumpangan ke Jakarta dari kota yang lebih besar.

Lagi-lagi bencana terjadi, Yoji kebelet buang air besar dan karena tidak mau uang bus terbuang sia-sia teman-temannya menyuruhnya buang air lewat jendela bus (urghh… (green) ). Ternyata “hasil buangan”-nya malah kena ke mobil tentara (lol) .

Hampir separuh dari percakapan di film ini menggunakan bahasa Jawa, yang mana saya juga hanya mengerti sedikit sekali (doh) . Tapi untungnya ada teks-nya (kayak kalau kita nonton film-film luar negeri gitu :D ). Kalau katanya anak-anak sih, film itu akan terasa lebih lucu kalau yang nonton juga ngerti bahasa Jawa.

gambar: www.21cineplex.com

p73wquaihr

, ,

  1. #1 by andyan on August 11, 2009 - 2:00 PM

    using Google Chrome Google Chrome 2.0.172.39 on Windows Windows Vista

    (woot) jadi pengen liat
    *ngetes emot*

    • #2 by Faye on August 13, 2009 - 11:50 AM

      using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.7 on Windows Windows XP

      he he he… (banana_cool)

  2. #3 by NobodyKnowsMe on August 11, 2009 - 11:22 PM

    using Google Chrome Google Chrome 2.0.172.39 on Windows Windows XP

    mang bisa pake emot plurk ya?
    (woot)
    *ngetes emot juga*

  3. #4 by NobodyKnowsMe on August 11, 2009 - 11:22 PM

    using Google Chrome Google Chrome 2.0.172.39 on Windows Windows XP

    kerrrrrrrrrrrrrrrrrreeeeeeeeeeeeennnnnnnn…………..

    emot plurknya sampe karma brapa?

    • #5 by Faye on August 13, 2009 - 11:58 AM

      using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.7 on Windows Windows XP

      iya, bisa, tapi ga semuanya kumasukin, soalnya themes-ku kan gelap, sementara di sekeliling gambar emot plurk itu ada kotak2 putihnya, jadi ga bagus (doh)

  4. #6 by andyan on August 13, 2009 - 5:49 PM

    using Google Chrome Google Chrome 2.0.172.39 on Windows Windows Vista

    edit aja, putih2nya diapus (lol)

    • #7 by Faye on August 16, 2009 - 8:15 AM

      using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.7 on Windows Windows XP

      terlalu malas :-p

  5. #8 by tea on August 15, 2009 - 4:15 AM

    using Google Chrome Google Chrome 2.0.172.39 on Windows Windows XP

    wah, kyaknya lucu..
    jd pengen nnton ^^
    kata temen q emang lucu abis..^^

    • #9 by Faye on August 16, 2009 - 8:15 AM

      using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.7 on Windows Windows XP

      iya, kalo kataku sih emang lucu film ini (lol)

  6. #10 by ari punk palembang on September 7, 2010 - 10:08 PM

    using Mozilla Firefox Mozilla Firefox 3.0.10 on Windows Windows XP

    anak punk tu gnerasi trbaik diduniA……………………………………………………………………………………jngn prna rmein anak punkers

(will not be published)