
I’m the general’s daughter, remember? I live for battle. -Lois Lane-
After a long time, setelah tersela dengan Stellar yang ngambek ga bisa muter DVD, akhirnya selesai juga Season 7 ini saya tonton
.
Pake acara dibawa pulang dulu episode terakhirnya untuk ditonton di rumah. Yups, padahal tinggal episode terakhir ini yang belum sempat ditonton waktu Stellar memutuskan untuk mogok kerja
. Sampai-sampai saya keburu lupa cerita di episode-episode awal season ini seperti apa.
Ada sedikit bagian yang jadi mirip Supernatural. Misalnya “phantom” yang bisa masuk ke tubuh orang dan menguasai orang itu, ngebuat “host“-nya jadi jahat, istilah kerennya kita mah “kerasukan” lah
. Kalau di Supernatural, yang merasuki orang itu disebutnya “demon“, bener-bener yang ceritanya datangnya dari neraka gitu. Lucunya di kedua serial ini orang yang kerasukan sama-sama memiliki mata yang berubah menjadi hitam gelap dengan pupil membesar. Mungkin mereka di sana sudah kehabisan ide
.
Hmm… poin pentingnya di sini, seperti biasa, menjelang tamat season-nya malah bikin bertanya-tanya terus
.
Bad Habbits of Those TV Series, Argghh…
Tanggal-tanggal segini dalam kalender Hijriah, adalah saatnya orang-orang berjuang demi selembar kertas. Ada yang ngantri berjam-jam. Ada yang adu tarik-tarikan urat leher sama penyedia si kertas keramat untuk akhirnya nggak dapet juga. Yang terakhir itu seperti saya tahun lalu, habis mudik ke Bandung ga bisa ke Banjarmasin karena si kertas keramat udah habis semua padahal liburan masih satu minggu lagi ;-( .
Tahun Ini Lebih Beruntung Sepertinya…