Bedtime Stories

bedtime stories poster

Director

Adam Shankman

Starring

Adam Sandler, Keri Russell, Guy Pearce, Russel Brand, Richard Griffiths, Teresa Palmer, Lucy Lawless, Courteney Cox

There are no happy endings in real life.

The sooner you guys know that, the better.

Dongeng sebelum tidur, bisa dikatakan selalu berakhir bahagia. Cerita tentang pangeran yang menyelamatkan putri, mengalahkan naga, dan mendapat keberuntungan. Walaupun sebagian besar cerita aslinya pada awalnya tidak berakhir bahagia, atau ada bagian-bagian sadis dan mengerikan, kebanyakan dongeng hanya menampilkan bagian yang indah-indah. Kenapa? Mungkin saya setuju bahwa alasannya adalah karena yang menceritakan kembali dongeng-dongeng tersebut adalah para ibu, sehingga di tengah cerita mereka jatuh kasihan kepada tokoh utamanya ataupun merasa ceritanya terlalu sadis dan kemudian mengubah beberapa bagian. Ehm, kalau tidak salah ini yang dikatakan Albus Dumbledore dalam The Tales of Beedle the Bard. Koreksi kalau saya salah ngomong-ngomong, soalnya saya juga tidak yakin. :-D

His name is Mr. Underappreciated

Skeeter Bronson dibesarkan di lingkungan motel milik ayahnya dan sangat menyukai pekerjaan mengurus motel tersebut, Ia sering merancang konsep-konsep baru agar pengunjung betah tinggal di motel mereka. Namun ayahnya kemudian bangkrut dan harus menjual motel mereka kepada Barry Nottingham. Barry saat itu berjanji bahwa ketika Skeeter sudah dewasa maka manajemen hotel akan ia serahkan kepada Skeeter.

Tahun berlalu, motel mereka telah berubah menjadi hotel besar, Sunny Vista Nottingham. Skeeter Bronson bekerja di sana, hanya saja bukan sebagai manajer, melainkan mekanik. Ketika Barry mengumumkan pembangunan hotel barunya dan akan menunjuk manajer untuk hotel barunya itu, Skeeter merasa inilah waktunya. Tapi Barry memberikan posisi manajer kepada Kendall, bawahannya yang juga pacar anaknya, Violet.

bedtime stories

Saat itu bertepatan dengan kakak Skeeter, Wendy Bronson, diberhentikan dari pekerjaannya sebagai kepala sekolah karena sekolah tersebut akan dibongkar. Ia menitipkan kedua anaknya pada Skeeter karena harus pergi ke Arizona untuk wawancara pekerjaan baru. Skeeter harus mengurus mereka saat malam hari, sementara saat siang hari, Jill, teman Wendy, yang akan mengurus mereka. Skeeter akhirnya mengeluarkan keahliannya yang didapatnya dari ayahnya, membacakan dongeng sebelum tidur kepada keponakannya.

Dongeng yang dikisahkannya mengambil cerita tentang nasibnya sendiri yang begitu malang dan diremehkan oleh orang-orang. Skeeter menjadi petani bernama Sir Fixalot yang tidak pernah diberi kesempatan menunjukkan kemampuannya mengurus kastil. Ketika Raja mengumumkan penerusnya, Sir Fixalot lagi-lagi kecewa karena Raja malah memilih Sir Butkiss. Cerita berakhir dengan kekecewaan Sir Fixalot. Namun kedua keponakannya, Bobbi dan Patrick, tidak terima dengan akhir yang tidak bahagia. Mereka mengubah jalan ceritanya sehingga Raja memberi kesempatan kepada Sir Fixalot untuk menunjukkan kemampuannya.

Ketika keesokan harinya Skeeter berangkat ke hotel, ia ditugaskan membetulkan televisi di ruangan Barry Nottingham. Saat itulah Barry memberitahunya ide Kendall untuk membuat konsep hotel rock ‘n roll. Skeeter spontan menyatakan ketidaksetujuannya karena tema itu telah lama dipakai Hard Rock Hotel. Barry yang mengetahui bahwa ide ini sudah usang menjadi marah dan memanggil Kendall. Saat itulah terjadi hal yang mengejutkan. Barry memutuskan untuk memberi kesempatan kepada Skeeter. Pada hari ulangtahunnya, Kendall dan Skeeter harus mengemukakan ide untuk tema hotel yang baru. Pemenangnya adalah orang yang akan menjadi manajer hotel tersebut.

gum ball rain

Skeeter yang masih tidak percaya dengan keberuntungannya menyetir pulang dengan bingung. Dia menyadari bahwa dongeng yang dia ceritakan kepada keponakannya berubah menjadi nyata. Bahkan termasuk hujan permen karet yang ternyata adalah kecelakaan mobil pengangkut permen.

Keesokan harinya kejadian yang sama terulang lagi, dongeng yang dia ceritakan kembali terjadi. Setelah itu ia pun tahu, bahwa harus Bobbi dan Patrick yang menentukan akhir cerita dari dongengnya, barulah semuanya akan menjadi nyata. Skeeter tahu apa yang harus dia lakukan sekarang, menciptakan dongeng yang berakhir bahagia, bahwa dia berhasil mengalahkan Kendall. Namun saat itu Skeeter belum tahu, bahwa lokasi hotel yang baru, adalah lokasi sekolah tempat Wendy bekerja, dan juga tempat keponakannya bersekolah. Itu berarti dia akan menghancurkan sekolah tersebut untuk membangun hotel yang baru.

Do you see any happy endings here?

Saya, walaupun sering sekali dihinggapi pikiran-pikran negatif yang merusak otak ini, masih ingin percaya bahwa happy endings itu ada. Saya masih ingin percaya bahwa besok akan lebih baik lagi, sehingga saya masih cukup kuat untuk melewati hari-hari saya ketika hidup mulai tidak ramah. :-)

gambar paling atas dari sini

This entry was posted in Movie

8 Responses



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge