• 2010
  • January
  • (Page 2)

Monthly Archives: January 2010

Monster House

monster house

Sutradara

Gil Kenan

Pengisi Suara

Mitchel Musso, Sam Lerner, Spencer Locke, Steve Buscemi, Nick Cannon

DJ : Other option? Leave here and do nothing until it wakes up and eats us!

Chowder: Find the heart and put out the fire, got it.

Harap dimaklumi saja kalau tiba-tiba blog ini dipenuhi resensi film atau buku. Seperti biasa, kegiatan ketika libur itu tidak jauh-jauh dari melototin laptop nonton film hasil merampok harddisk orang, atau baca buku di atas kasur seharian. Oh, dan main game tentu saja.

Ya, ya, dan saya tahu ini juga film lama, jadul, dari tiga tahun yang lalu. Masa bodoh, yang jelas saya baru nonton.  *sumpel telinga sambil nyanyi kenceng-kenceng* (whistle)

Kalau boleh saya bilang, Monster House ini ceritanya tipikal Goosebumps. Cerita seram yang biasanya cuma ada di khayalan anak-anak kecil. Khayalan anak kecil di negara asal bukunya tentu saja, bukan di Indonesia. Ketakutan anak-anak kecil di negara kita sepertinya bukan tentang rumah yang bisa makan orang, alien yang turun ke bumi untuk menculik para anak-anak, laboratorium mutasi genetik, atau monster-monster aneh, tapi dengan jenis setan-setanan berbaju putih dengan rambut gondrong. Kalaupun soal rumah, maka yang ditakutkan bukan masalah apakah rumah itu bisa memakan orang atau tidak, tapi masalah apa yang menunggui rumah kosong itu.

Beware, maybe it will eat you…

Shaolin Girl and Tokyo Boy

Sebelum semuanya terjerumus dalam pemahaman bahwa cerita ini adalah kisah cinta antara gadis Cina dari perguruan Shaolin dan pemuda berandalan dari Tokyo, mari saya luruskan bahwa ini adalah dua cerita yang berbeda.

Setelah seminggu dengan jadwal tidur nggak jelas, kamar berantakan, buku berhamburan,  angin puting beliung, banjir bandang, dan hujan es, dimana tiga hal terakhir itu jelas saja bohong, saya rupanya masih belum trauma melihat laptop seperti halnya teman saya yang ini. Padahal saya sampai sudah ngomong dan mimpi dalam berbagai bahasa, mulai dari assembly dimana program saya tetap saja menghasilkan 3o error dan simulatornya ga mau jalan, sampai meneror teman saya dengan pertanyaan-pertanyaan ga penting tentang konstruktor dan destruktor.

enjoy… :-)

Boyfriend on Sale

The exams are getting nearer, the assigsments are piling, and this is me…. watching -AGAIN- the Lord of the Rings and getting so excited to see Aragorn and Legolas (blush) . And I even finished the 11 episodes of Code Blue. (idiot)

The real procrastinator, eh? (doh)

As if those are not enough, I choose this time to play again my old games in that social networking. One of them is Sorority Life. I don’t intend to explain what the game is, just go look for yourself. *ditabok* (haha)

I found some new extra that we can buy when shopping:

buy your boyfriend here

We can buy BOYFRIEND now! (rofl) And there is even a limited edition of those boys! (rofl)

I bought four of them by the way. (lmao)

limited

I bought the LIMITED EDITION BOYFRIEND! (rock)

Oke, cukup sekian berita hari ini dan terima kasih. (scenic)

*membungkuk ke penonton*

*nutup tirai*

*kabur ke w3 nyelesain rangkuman*

Cerita Awal Tahun

Ini bukan postingan resolusi tahun baru. Serius! (scenic)

Malam tahun baru saya berlalu begitu saja, dalam tumpukan tugas akhir semester, mendengarkan ledakan mesiu samar-samar di luar sana dan melihat kembang apinya di tret Plurk!. Mengunci pintu kamar sedari sore agar tidak ada yang menitipkan kunci gerbang kepada saya -yang sekarang berada di salah satu kamar depan- dengan alasan mereka akan pulang malam. Jahat? Ah, saya tahu mereka akan pulang jauh lebih malam dari yang mereka janjikan. Sekali-sekali saya harus belajar untuk menolak.

Bukan, ini bukan postingan refleksi tahun 2009, ataupun resolusi tahun 2010. Jangan tertipu dengan tag yang saya cantumkan di sini :-D . Hanya tentang sesuatu yang terjadi di suatu siang yang panas, ketika hape saya bergetar dari dalam tas.

Drrrrrt….