Ketika berada di masa-masa pemberontakan –bukan pemberontakan G 30 S/PKI tentu saja
, saya sering mengomel, ngedumel, marah-marah, uring-uringan, atau apapun namanya itu, tentang betapa orang dewasa tidak bisa mengerti saya. Faktornya banyak saya rasa, eksternal, internal, dan satu hal yang jelas yaitu kekeraskepalaan saya.
Saya berada cukup lama di fase seperti itu, sepertinya sejak akhir SD sampai lulus SMP.
Iya, masa-masa itu, ketika kadang saya bertanya ini orang tua kandung saya atau bukan, ketika saya suka mengkhayal suatu saat saya menemukan surat keterangan adopsi atau ada orang asing yang akan datang menjemput saya dan mengaku sebagai orang tua saya. Saat itu saya benar-benar berharap punya kamar yang bisa dikunci supaya tidak ada yang bisa menggangu, karena entah kenapa kunci pintu yang tidak rusak di rumah itu hanya kunci pintu ke arah luar rumah dan kunci pintu kamar mandi.
Dan di masa-masa itu juga, saya sering berharap untuk mati saja.
Gelap.
Sepertinya dalam rentang waktu empat tahun itu ada lebih banyak episode kelam.
Mungkin seperti halnya orang-orang juga, hanya gagal mengomunikasikan kehendak antara dua generasi yang berbeda. Lalu saya entah kapan itu pernah berkata bahwa saya akan berusaha sebaik mungkin mengingat diri saya di masa itu, sehingga jika suatu saat saya harus berhadapan dengan mereka yang usianya di bawah saya, atau anak saya nanti, saya mengerti apa yang mereka rasakan.
Teringat itu semua gara-gara satu hal.
Masih ingat dengan forum role playing game IndoHogwarts yang saya ceritakan kemarin? Di sana kita membuat suatu karakter yang akan kita mainkan sebagai siswa baru di Hogwarts. Usianya tentu saja dimulai dari 11 tahun, dan Puppet Master sebisanya harus menyesuaikan karakter dan sifat tokoh dengan anak usia 11 tahun.
Standarisasinya dari yang saya baca sih… kepolosan anak 11 tahun, lalu seiring bertambah usia baru ada perubahan. Apalagi dengan setting tahun 1980-an. FYI, tokoh saya saat ini ada di usia 13 tahun.
Itu… ternyata lumayan susah.
Entah saya yang tidak bisa konsisten dengan karakter tokoh sehingga sering terbawa emosi penulis, atau saya yang mulai lupa bagaimana rasanya jadi anak usia 11 sampai 13 tahun? Ataukah justru yang saya tidak ingat itu bagaimana rasanya jadi anak umur segitu yang polos? Habisnya kalau diingat-ingat episode-episode itu tidak mencerminkan apa yang diminta sebagai anak yang polos, kan?
Mungkin jangka waktu “kepolosan” itu masih ada di diri seseorang sebenarnya juga makin berkurang dari waktu ke waktu.
Soalnya seingat saya anak-anak laki-laki teman sekelas saya di akhir masa SD saja sebagian besar sudah tidak bisa dikatakan “polos“.
Tidak menerima komentar bahwa posting ini ga jelas intinya.
Kapan sih postingan saya jelas memangnya?
*digiles tronton*
11 tahun polos? cih
.-= TamaGO´s last blog ..Permen, Mau? =-.
sepertinya ada satu orang yang juga tidak setuju
ikikik.. kebanyakan nonton film ni
Umur 11 aku masih polos lo, yang lain udah pacaran, aku masih asik ngupil tuh, hihihihi
mwahaha… mungkin…
keinget itu kalimat keduanya persis banget sama di novel Harry Potter pertama, makanya bengong pas pertama baca novel itu
bersikap dewasa aja
tanggapi semua masalah dengan kedewasaan
kalo kita terlalu lama tenggelam dalam dunia anak-anak yang penuh kepolosan gabaik juga loh.
enakan jadi dewasa.
.-= prof. helga´s last blog ..know your enemy =-.
hngg… bukan tentang saya ini sebenernya, kan tentang gimana saya kesulitan mengingat gimana anak umur 11 – 13 tahun sewajarnya?
lagian melihat deskripsi paragraf awal-awal saya nggak yakin saya bisa dikategorikan polos pada usia segitu
11th? Q nemuin cnta prtma Q+cnta mnnyet Q d umr sgtu, jls g polos kan…haha
iaa mb, Q stju ma indohogwarts x itu, ssh euy…wlwpn awl x Q anggep gmpng n asik soal x Q ska bkin crita, g tw x mkirin jd nak umr sgtu hrz b’sikap ky gmn Q g tw hehe,
mlh Q pake pic x hilary duff haha, mn da nak umr 11 thn bgtu tampangnya fufufu…
.-= vivi´s last blog ..Penyakit yang Disebabkan oleh Si ‘Imut’ =-.
iya, repot menceritakan kepolosan, abisnya kayaknya udah ga polos-polos amat waktu saya umur segitu
nama charanya siapa, vi?
klo g slh se stephanie V. Duncanston…
sumpah, lupa mbak!
huehehehe
.-= vivi´s last blog ..Rahasia Minum Teh =-.
saya malah sekarang lagi cuti, soalnya kuliah lagi padat
emur 11 taun kafaye memberontak???
mantaplah, jiwa kebebasannya udah bangkit. hehe
kafaye, ada misi nih dari awak, laksanakan ya? ok!!! :mrgreen:
eh, misi apa yak?
*lama ga blogwalking, ga tau apa-apa*
hmmm…
.-= andyan´s last blog ..Bandung!!! =-.
nggak begitu ingat juga sih
kecuali bagian2 kelam dari masa2 itu
gw baru 12 taun… silahkan tanya2 ke gw tentang perasaan dan pola pikir anak 12 taun…
.-= ichanx´s last blog ..Bahagia dan Sedih – Batasnya Tipis =-.
nggak percayaaaaaaaaa……
*kucek mata*
kok rasanya semakin kecil ya tulisan di sini
halaman depannya mubazir latest post
entah apakah saya mulai lupa, tapi kok rasanya ada yang beda sejak terakhir mampir ya… *muter mata*
.-= akhy´s last blog ..Mencoba Berbagai Code Editor di Penguin =-.
ini juga masih belom kelar
lagi di tengah-tengah ngerjain tau-tau ada orang nagih-nagih desain poster yang mestinya baru pertengahan April
eh, misi apa yak?
*lama ga blogwalking, ga tau apa-apa*