
You finally have the dreams you were longing for within your grasp. Don’t let go of what’s important to you now that it’s in sight.
Saya butuh waktu satu semester cuma buat menyelesaikan nonton dorama ini. Soalnya nontonnya bikin ngantuk.
Padahal Mizushima Hiro main, tapi tetep aja beberapa kali nonton saya malah tertidur dengan sukses di tengah episode.
Ceritanya tentang robot bernama Tenjo Night (Mokomichi Hayami) yang dirancang untuk jadi ideal boyfriend, dan si cewek, Riko Izawa (Saki Aibu), yang awalnya terpaksa membeli robot ini pelan-pelan mulai jatuh cinta beneran sama si robot. Sepanjang film sampai selesai rasanya ada yang mengganjal, saya merasa ada sesuatu yang salah di sini.
Padahal namanya imajinasi yah, mau gimana juga kan terserah aja. Tapi, mau mengorbankan semuanya, termasuk cita-citanya untuk menjadi pâtissier? Memilih robot untuk jadi pacarnya dibandingkan manusia normal? Demi kepribadian yang dibikin dan dikontrol sama programmer-nya?
Bahkan walaupun ketika di akhir diceritakan kalau robotnya perlahan-lahan punya emosi dan perasaan sendiri. Tetap saja saya merasa ada yang salah.

Akhirnya selesai juga nontonnnya.
Diselesaikan walaupun bosan, cuma karena nggak suka meninggalkan jalan cerita di tengah-tengah sementara saya punya semua episodenya.



Satu-satunya film Kimutaku yang pernah saya liat cuma Beautiful Life, itu pun cuma adegan ending yang so sweet bikin pengen nangis itu.

Kan ada tuh jendela yang cuma sebatas kaca doang dan nggak bisa dibuka, kayak di kamar mandi biasanya itu.
FYI, jenis jendela saya ini yang engselnya di atas.
*contohnya cicak*