
Director
Damon Santostefano
Starring
Selena Gomez, Drew Seeley, Jane Lynch, Kataharie Isabelle, Emily Perkins, Jessica Parker Kennedy, Marcus T. Paulk, Nicole LaPlaca
You know what really sucks about falling for a guy you know you’re not right for? You fall anyway because you think he might turn out to be different.

Cerita Cinderella modern, seperti halnya A Cinderella Story yang diperankan Hillary Duff dan Chad Michael Murray. Mary Santiago berperan sebagai Cinderella, hanya saja dia bukannya tinggal bersama ibu tirinya, tapi lebih ke orangtua asuh. Ibu Mary adalah penari latar Dominique semasa hidupnya, sehingga ketika dia meninggal, Dominique mengangkat Mary sebagai anak atau lebih tepatnya pembantu pribadi. Peran saudara tiri dimainkan oleh kedua anak Dominique, Bree dan Britt. Mengikuti versi Disney, dua bersaudara ini dikisahkan bukan cuma berperangai jelek, tapi juga jelek secara literal, dan kalau boleh ditambahi, bodoh dan memalukan.
Seorang penyanyi terkenal, Joey Parker diceritakan kembali masuk sekolah di sekolah yang sama dengan Mary. Joey sekaligus juga akan mengadakan audisi untuk mencari parter penari untuk lagunya. Mary yang memang senang menari dan mewarisi bakat dari ibunya sebenarnya ingin ikut kompetisi yang diadakan. Tapi tentu saja ada orang-orang yang tidak senang dengan Mary dan juga punya keinginan yang sama untuk memenangkan kompetisi Joey, contohnya saja Bree dan Britt, dan Natalia, gadis terpopuler di sekolah.

Bicara tentang Cinderella, tentu tidak lengkap tanpa pesta dansa. Tepat beberapa saat setelah kedatangan Joey, pada pesta dansa yang diadakan sekolah, Joey bertemu dengan Mary dan terpana dengan kemampuannya menari. Tapi seperti semua kisah-kisah Cinderella terkecuali yang dikisahkan oleh Grimm Brothers, ketika jam menunjuk ke angka 12 malam maka Cinderella harus kembali ke rumah. Alih-alih menjatuhkan sepatu kaca, yang dijatuhkan Mary adalah Zune-nya, sehingga yang diminta Joey bukannya telinga yang cocok dengan earphone-nya tentu saja, tapi empat lagu teratas yang paling sering didengarkan.
Soo… cliche. Tapi saya tetap suka nontonnya. And those so called Miss. Popular girls always tell me, arrogance will kill in the end.
gambar poster paling atas diculik dari sini

#1 by akhy on August 22, 2010 - 7:12 AM
Anoo… saya liat ada kata-kata “Zune”
Ngomongin media player-nya Mikrocok ya? *fastreading*
#2 by Faye on August 23, 2010 - 7:16 PM
Zune punyanya Mikocok, ya? *gaptek detected*
#3 by prof. helga on August 22, 2010 - 4:34 PM
itu pilem baru ya?
belom pernah liat ah
#4 by Faye on August 23, 2010 - 7:17 PM
taun 2008