Monthly Archives: August 2010

Alice in Wonderland

alice

Director

Tim Burton

Starring

Mia Wasikowska, Johnny Depp, Helena Bonham Carter, Anne Hathaway, Crispin Glover, Matt Lucas

You could always paint the roses red.

Tiga belas tahun setelah petualangannya ke negeri yang disebutnya Wonderland, Alice Kingsleigh yang sudah dewasa datang ke sebuah pesta yang ternyata adalah pesta pertunangan kejutan yang direncanakan untuknya. Ketika tengah ragu-ragu untuk menjawab lamaran dari Hamish Ascot, anak dari Lord Ascot, di depan seluruh undangan, perhatian Alice teralihkan oleh seekor kelinci berjas yang memanggilnya dari balik semak. Alice yang masih bingung jawaban macam apa yang harus dia berikan akhirnya beralasan bahwa ia butuh waktu untuk berpikir dan  meninggalkan para udangan untuk berlari mengejar kelinci yang dilihatnya.

wonderland

Dalam pengejarannya, dia terperosok ke dalam sebuah lubang, dan berakhir di ruangan bundar dengan banyak pintu. Begitu berhasil keluar, Alice menyadari dia tidak berada di dunianya lagi. Di tengah-tengah itu semua, sekumpulan makhluk aneh yang selama tiga belas tahun terus muncul dalam mimpinya, seekor burung Dodo berwarna biru, tikus kecil, kelinci berjas, dan dua orang kerdil kembar, menemuinya dan berdebat bahwa dia bukanlah Alice yang mereka cari.

Makhluk-makhluk aneh tadi membawanya menemui seekor ulat berwarna biru bernama Absolem dan memperlihatkan takdirnya pada hari Frabjous Day, hari dimana Alice akan memotong leher Jabberwocky, monster yang ditakuti di seluruh Underland, dengan Vorpal Sword dan menyebabkan Red Queen lengser dari tahtanya karena penduduk akan mulai berani memberontak dengan ketiadaan Jabberwocky.

Downal wyth Bluddy Behg Hid!

Another Cinderella Story

another cinderella story

Director

Damon Santostefano

Starring

Selena Gomez, Drew Seeley, Jane Lynch, Kataharie Isabelle, Emily Perkins, Jessica Parker Kennedy, Marcus T. Paulk, Nicole LaPlaca

You know what really sucks about falling for a guy you know you’re not right for? You fall anyway because you think he might turn out to be different.

acs 1

Cerita Cinderella modern, seperti halnya A Cinderella Story yang diperankan Hillary Duff dan Chad Michael Murray. Mary Santiago berperan sebagai Cinderella, hanya saja dia bukannya tinggal bersama ibu tirinya, tapi lebih ke orangtua asuh. Ibu Mary adalah penari latar Dominique semasa hidupnya, sehingga ketika dia meninggal, Dominique mengangkat Mary sebagai anak atau lebih tepatnya pembantu pribadi. Peran saudara tiri dimainkan oleh kedua anak Dominique, Bree dan Britt. Mengikuti versi Disney, dua bersaudara ini dikisahkan bukan cuma berperangai jelek, tapi juga jelek secara literal, dan kalau boleh ditambahi, bodoh dan memalukan. (ninja)

Once Upon a Time in the Land that is Not So Far From Here…

Proposal Daisakusen (プロポーズ大作戦) SP

prodai

Satu tahun setelah Rei (Nagasawa Masami) meninggalkan Tada Sensei (Fujiki Naohito) di hari pernikahan mereka, dan memilih si bebal Ken-zou (Yamashita Tomohisa). Kejadian yang sama berulang, tapi kali ini Eri (Eikura Nana) yang meninggalkan Hawaii untuk kabur kembali ke Jepang di hari pernikahannya dengan Tsurumi (Hamada Gaku). Peri absurd yang muncul di hari pernikahan Rei dengan Tada Sensei dulu muncul lagi ketika Ken sedang memandangi slide show yang awalnya dipersiapkan Mikio (Hiraoka Yuta) untuk diputar saat resepsi.

… dan perinya semakin absurd… (rofl)

… dan gaya “Hallelujah Chance!” ditambah “Noooo!” yang selalu diteriakkan Ken sebelum kembali ke masa lalu juga semakin absurd… (rofl)

untung tokohnya cuma ada tiga yang absurd =))

Saya Ingin Pergi… dan Tak Kembali

Malam yang sama, seperti halnya berminggu dan berbulan yang lalu. Seperti yang mulai sering saya rasakan sejak lebih dari 240 hari yang lalu. Tersadar dalam perasaan frustasi, ingin lari, ingin kabur, ingin menghilang. Jika saja tak tersadar dengan kewajiban empat bulan ke depan.

Maka pengecutlah saya jika kabur di tengah jalan, meninggalkan yang ada dan tak menoleh kembali. Walau tahu bahwa langkahnya tak lagi seringan dulu.

Ada hal-hal tertentu, yang saya tak pernah tahu, adalah konsekuensi dari pilihan saya ketika di semester awal dulu. Saya tak pernah tahu, dan tentu tak ada yang berbaik hati memberitahu. Bukan hanya sekedar tanggung jawab biasa dan jabatan biasa.

Saya, tak ingin menjadi bagian dari semua itu, jika saja saya tahu ada sesuatu yang lain di sini. Jika saya tahu, mungkin saya tak akan pernah mengembalikan selembar kertas itu ke sana. Tapi itu hanya tinggal sebuah pengandaian yang tak berarti. Karena tentu saja saya mengetahui semuanya setelah terjerumus lebih dalam.

Saya tak sama seperti mereka. Saya tak yakin seperti mereka. Saya bahkan tak tahu kenapa saya berada di sana ketika masa itu datang. Berbulan-bulan terakhir saya mendoktrin diri bahwa this is for a greater good. Tapi hati saya terus berontak, dan saya teringat salah seorang dari mereka pernah becerita alasannya bertahan:

“karena hati yang terasa nyaman ada di sini…”

Lalu saya seakan tertampar, bahwa saya tidak seperti itu. Saya mencoba mundur perlahan, menolak perlahan, tapi sulit. Saya juga ternyata terlalu pengecut untuk berkata dengan jujur bahwa saya sudah tidak mau lagi berada di sini. Entah karena tekanan secara halus yang telah mendoktrin saya bahwa saya adalah orang yang GAGAL, jika saya tidak terus ada di sana, atau karena saya yang terlalu takut akan pandangan orang lain terhadap saya jika saya benar-benar berhenti. Atau mungkin keduanya. Kemungkinan besar memang keduanya.

padahal saya benar-benar ingin berhenti…

Gokusen (ごくせん)

gokusen season 1

not trusting means the other doesn’t trust you either

Rambut dicat, pakaian yang tidak rapi, gaya bicara yang kasar, adalah simbol kenakalan remaja di Jepang. Di Shirokin Gakuen, anak-anak semacam ini dikumpulkan dalam satu kelas, kelas 3-D. Tak ada lagi guru yang berharap pada murid-murid di kelas 3-D, semuanya merasa tinggal tunggu waktu saja sampai salah satu dari mereka mengundurkan diri, dikeluarkan, atau diciduk polisi. Yamaguchi Kumiko (Nakama Yukie) tak pernah mengira kalau murid-murid pertama yang akan dihadapi di awal karirnya sebagai guru adalah murid-murid semacam ini.

Murid-murid yang mengerjainya, melemparkan bola baseball kepadanya, dan hobi berkelahi, bagi Kumiko tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan keluarga kakek dari ibunya yang membesarkannya setelah kedua orang tuanya meninggal di usia Kumiko yang ketujuh. Tidak ada satu murid dan staf guru pun —kecuali kepala sekolah, Shirakawa Gonzo (Tayama Ryosei) — yang tahu, bahwa Kumiko adalah generasi keempat pewaris keluarga yakuza Oedo.

Kumiko bertekad untuk meluluskan seluruh muridnya, apapun yang terjadi. Dia percaya, bahwa walaupun penampilan mereka seperti preman, their heart is in the right place. Kalau tak ada yang mau peduli pada anak-anak seperti itu, maka mereka selamanya akan terus dianggap sampah.

that’s because it’s people who hurt other people, and it’s also people who can save other people

A zealous teacher goes on a rampage!!