Monthly Archives: April 2011

Kita

Kita itu ya maksudku kita.

Dan siapa yang tahu, seberapa inginnya saat itu aku memejamkan mata, dan berharap ini tidak akan berakhir.

Tapi kau dan aku sama-sama tahu, permintaan pertama itu tidak akan pernah terlaksana. Karena jika iya, maka tulisan ini tidak akan pernah dibuat, aku tidak akan pernah ada di sini dan berharap “selamanya”.

Seperti halnya otakku bisa begitu hebat mengingat setiap kejadian buruk hingga ke detailnya, dia juga bisa mengingat kejadian menyenangkan sama baiknya. Aku memang tak bisa mengatur yang mana, tapi kuharap ini salah satunya. Hingga bisa kuingat lagi semua. Dari tawa hingga wangi tubuhmu, dari cemberutmu hingga warna kemejamu.

Lalu betapa hanya dengan berada di sebelahmu saja, aku bisa merasakan kebaikan hati yang selalu aku kagumi itu. Kebaikan hati yang unik, yang selalu menghangatkan hatiku juga. Kebaikan hati yang kadang masih saja membuatku terkejut, setiap kali kau tunjukkan dengan cara yang berbeda, lalu aku akan tersenyum kecil lagi sesudahnya, menyadari untuk kesekian kalinya, betapa baik hati laki-laki di depanku ini, tak peduli bagaimana tampaknya dia di luar.

Kulit Jeruk

Magrib-magrib sepulang dari the-so-called-presentation-session di kampus yang ternyata dibatalkan tepat ketika saya baru saja datang karena dosennya nggak ada dan malah berakhir dengan sesi curcol sama Amuri-kun, melipir ke minimarket gara-gara ngidam cokelat, dan satu-satunya dark chocolate yang ada cuma ini:

silver queen chunky bar dark chocolate with cashew and orange peel

Dark chocolate is as great as always. (mmm) Aroma sama rasa jeruk di cokelatnya enak, lagian saya suka wangi-wangi jeruk gitu. Sampai kemudian nggak sengaja menggigit sesuatu yang rada-rada kenyal, dan sensasinya aneh… kulit jeruknya ternyata. (okok)

Enak. Tapi saya rasa saya masih lebih suka yang biasa aja. :D

nyomot foto dari sini, lagi ga ada kamera (haha)