because when things turned up like this, it doubled… the pain, the regret, the sadness…

warna segarnya melalaikan pandangan mata
akan kehidupan yang perlahan memudar darinya
hingga tinggal sesak berbalut pilu menekan dada
ketika ia tercerabut hingga ke akar
ketika hidup mulai mengkhianatimu
ketika sepi membekapmu dari belakang
dan tak ada peluk hangat menenangkan
atau sekedar genggam jemari membersamai
apakah pundakmu memang sudah tak mampu lagi menanggungnya, sayang?
bahkan untuk sekedar bertahan hidup…
Allohummaghfirlaha warhamha waafiha wafuanha. Ya Allah, mudahkan jalannya, ampuni dosanya, dan berikan dia tempat yang baik di sisi-Mu….
Ya Allah, jauhkanlah kami dari rasa sedih dan putus asa, jadikan kami hamba-hambamu yang pandai bersyukur ya Allah, karena sungguh nikmatmu tak terhitung banyaknya….
Sahabat saya, setelah kejadian itu langsung mengirim sms, memaksa saya berjanji untuk mengiriminya sms setiap hari, atau setidaknya membalas sms dia. Agar dia tahu saya masih ada. Agar dia tahu saya baik-baik saja. Hanya tak ingin, ketika orang terdekat berada di titik terbawah hidupnya, dan dia tidak tahu apa-apa, sampai semuanya terlambat….
sumber gambar