Blog Archives

Sewarna Senja

semesta berlari terlalu cepat
seperti tak mengizinkan aku dan kamu
untuk berbagi ruang dan waktu lebih lama

maka di antara kehidupan yang bergerak maju
separuh diriku terkadang melayang hilang
menelusuri kembali semua garis waktu

berharap melebur
ke dalam setiap goresan karbon
yang menghitam di antara gelak tawa
berharap tenggelam
bersama nada-nada yang menggantung
dan bersatu di udara

demi merasakan kembali
bahagia sewarna senja yang hangat menelusup
di antara semilir angin, di antara deras hujan

bahagia yang sederhana
kesederhanaan yang membuatku adiksi
dan ingin bertukar senyum denganmu selamanya

Bunga Liar Itu…

because when things turned up like this, it doubled… the pain, the regret, the sadness…

wildflower

warna segarnya melalaikan pandangan mata
akan kehidupan yang perlahan memudar darinya
hingga tinggal sesak berbalut pilu menekan dada
ketika ia tercerabut hingga ke akar

ketika hidup mulai mengkhianatimu
ketika sepi membekapmu dari belakang
dan tak ada peluk hangat menenangkan
atau sekedar genggam jemari membersamai

apakah pundakmu memang sudah tak mampu lagi menanggungnya, sayang?
bahkan untuk sekedar bertahan hidup…

Allohummaghfirlaha warhamha waafiha wafuanha. Ya Allah, mudahkan jalannya, ampuni dosanya, dan berikan dia tempat yang baik di sisi-Mu…. (tears)

Ya Allah, jauhkanlah kami dari rasa sedih dan putus asa, jadikan kami hamba-hambamu yang pandai bersyukur ya Allah, karena sungguh nikmatmu tak terhitung banyaknya…. (tears)

Sahabat saya, setelah kejadian itu langsung mengirim sms, memaksa saya berjanji untuk mengiriminya sms setiap hari, atau setidaknya membalas sms dia. Agar dia tahu saya masih ada. Agar dia tahu saya baik-baik saja. Hanya tak ingin, ketika orang terdekat berada di titik terbawah hidupnya, dan dia tidak tahu apa-apa, sampai semuanya terlambat….

sumber gambar