• Archive by category "Film"
  • (Page 2)

Blog Archives

Sword Art Online

asuna

Sword Art Online

Seorang teman merekomendasikan saya untuk menonton Sword Art Online di saat episode dua dari anime itu baru saja keluar. Sinopsis ceritanya memang menarik buat kami yang sama-sama player MMORPG. Sebuah game Virtual Reality MMORPG dengan teknologi Full Dive yang memungkinkan player untuk benar-benar berada dalam dunia game. Lupakan monitor, keyboard, dan mouse yang biasanya digunakan untuk mengendalikan avatar kita ketika bermain.

Tapi di hari pertama official server SAO dibuka, 100.000 player terperangkap di dalamnya karena sang pembuat game telah menghilangkan fungsi Log Out. Jalan keluar satu-satunya bagi mereka untuk kembali ke dunia nyata hanyalah menyelesaikan game tersebut. Bagian terburuknya adalah, alih-alih kembali ke Save Point seperti layaknya MMORPG, ketika avatar player mati, maka itu berarti kematian pula di dunia nyata. NerveGear, alat yang digunakan untuk menghubungkan tubuh asli player dengan virtual reality, akan mengirimkan sinyal yang dapat merusak otak mereka. Pelepasan NerveGear oleh orang yang berada di luar game juga tidak memungkinkan, karena hal yang sama akan terjadi jika NerveGear dilepaskan secara paksa. SAO berubah menjadi death game.

Saya jadi membayangkan kalau RO tiba-tiba jadi seperti SAO, player kill diperbolehkan di luar area kota, tapi kematian dalam game berarti kematian di dunia nyata. Pasti mengerikan kalau bertemu karakter job Shura dengan Ashura atau Gate of Hell-nya. (pouty)

(more…)

Nonton Bareng The Avengers

Rabu kemarin saya berkesempatan menonton The Avengers versi 3D bersama anak-anak RO-ers Malang. Ini pertama kalinya saya nonton 3D loh, hahaha. Awalnya gara-gara pembicaraan di grup, lalu tercetuslah ide untuk bareng-bareng ke Surabaya demi menonton The Avengers yang sedang ramai-ramainya dibicarakan itu. Kenapa harus ke Surabaya? Karena di Malang memang belum ada bioskop 3D. (okok) Beruntung sekali anak-anak mau berkompromi dengan saya yang hari Kamis-nya sudah harus berangkat ke Bandung, sehingga acara nonton bareng ini diputuskan hari Rabu. (cozy)

Kami berangkat agak siang, karena menunggu Apip yang harus menyelesaikan UTS-nya dulu. Dia satu-satunya yang masih ada UTS, sementara sisanya adalah mahasiswa dan mahasiswi yang seharusnya sudah siap-siap hengkang dari kampus. (ninja) Setelah tunggu menunggu dan kengaretan yang biasa, mobil (atau seperti yang pemiliknya sebut, “gerobak”) yang dikemudikan Arip meluncur ke arah Surabaya.

Perjalanan ke Surabaya lumayan lancar tanpa kemacetan yang berarti. Hambatannya paling-paling karena yang nyupir lupa-lupa ingat jalan ke arah Surabaya Town Square, sementara waktu juga semakin mepet. Salah satu temen yang memang berdomisili di Surabaya sudah stand by dari ketika loket dibuka dan memesankan tiket pukul 15:15. Untung saja akhirnya kita tiba dengan selamat di parkiran Sutos sekitar pukul tiga kurang.

Ngomong-ngomong, sebelum saya lanjutkan, tulisan berikutnya ini kemungkinan besar merupakan SPOILER. Bagi yang nggak suka spoiler silakan di-skip aja. (haha) Don’t say I didn’t warn you. :p

(more…)

Hotarubi no Mori e (蛍火の杜へ)

hotarubi cover

Time might separate us some day. But, even still, until then, let’s stay together.

Movie yang diangkat dari manga berjudul sama, dari mangaka yang juga membuat Natsume Yuujinchou, Yuki Midorikawa. Bercerita tentang Hotaru, yang ketika berusia enam tahun pernah tersesat di hutan tempat dewa gunung dan youkai tinggal. Gambarnya khas sekali, youkai dengan topeng lucu. :D

hotarubi screenshot

Durasinya Hotarubi no Mori e ini pendek, cuma sekitar 45 menit, tapi seperti halnya kalau nonton Natsume Yuujinchou, nggak bisa berhenti ngikutin ceritanya, dan craving for more.

hotarubi screenshot

Midorikawa Sensei, you really know how to give us a beautiful and heart warming story, but yet rip our heart apart at the same time. T_T

Stand Up Comedy

Gua pake apa? Gua pake where is my love? Tanda panah kemana-mana?

Orang ini memang random serandom-randomnya. Galau pun random. (rofl)