Archive for category Friends

Random #1

galau =))

Kegalauan di Plurk. (rofl)

, ,

10 Comments

Ramyun dan Tteokpoki

Tteokpoki, makanan berupa garaetteok (kue beras) yang dibumbui gochujang (pasta cabai) dan populer di Korea. Dalam pembuatannya biasanya ditambahkan berbagai macam campuran sesuai keinginan seperti daging, telur rebus, sosis, mi atau di sana sebutannya ramyun, fish cake, dan aneka sayuran.

Belakangan saya jadi sering ketemu sama makanan satu ini.

Pertama kali mencoba tteokpoki ketika Idul Adha tahun 2011 kemarin. Kali itu saya nggak ikut acara bakti sosial organisasi yang biasanya tapi mengungsi ke rumah Jun di Sumber Pucung. Rencananya sih mau nyobain masak-masak dan salah satunya bikin tteokpoki. Jadi sebelum berangkat kita belanja bahan-bahannya di Lay Lay.

Bahan-bahan yang waktu itu dipakai kira-kira:

- Garaetteok

- Gochujang

- Tofu

- Telur puyuh rebus

- Ramyun

- Sosis

- Daun bawang

- Bawang bombay

penampakan ramyun dan gochujang

Masak masak~

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

9 Comments

PR Delapan Soal

Y!M dari Mas Ghani malam itu agak mengagetkan saya. Sebuah pemberitahuan kalau saya dapat PR yang harus dikerjakan. PR? Macam anak sekolahan saja, ya? Hehehe…. :))

PR di sini maksudnya adalah postingan berantai yang dulu memang pernah meramaikan blogosphere, berbarengan sama masa-masanya postingan berbagi Award di antara blogger. Mungkin saya yang sekarang jarang blogwalking, tapi terakhir kali saya dapat PR rasanya hampir tiga tahun yang lalu, sekitar tahun 2009 ketika masih ngeblog di WordPress.com. *pandangan mata jauh*

Tiba-tiba saja jadi kangen masa-masa sewaktu di blog yang lama itu. Waktu Rei, Om Eru, Andyan, Akhyar, Bagas, dan teman-teman lain masih pada rajin ngeblog juga. Waktu bahasa tulisan saya masih ceplas ceplos dan meletup-letup. (idih, kayak seakarang nggak aja (rofl) ) Waktu ide-ide buat ngeblog nggak keburu habis ketulis di media microblogging.

Beberapa dari postingan PR berantai itu ada yang diminta bercerita soal masa-masa SMA, ada yang diminta bercerita tentang meja kerja, dan ada juga yang tentang nama favorit. Hihihi, ketauan banget abis cari-cari postingan PR lama, langsung tebar-tebar link. (blush)

Nah, terus topik PR kali ini apa dong?

Yuk mari~

, , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

17 Comments

New Year’s Night

Saya nggak pernah benar-benar merayakan tahun baru. Kalau di rumah biasanya saya cuma ngeliatin si adek yang heboh mau beli terompet sejak sore, terus dia keluar ikut rame-rame di jalan sama bapak, atau kalau pas nggak ada ya sama om tetangga yang hobi ngajak dia jalan-jalan. Saya sih mendingan nontonin berita flashback kejadian satu tahun yang bakal terlewati atau acara tahun baru lainnya di televisi. I hate crowded places, remember? Dan yang namanya jalanan kalau pas tahun baru pasti penuh orang-orang yang mau ngerayain.

Hal yang saya suka dari tahun baru selain bahwa tanggal 1 Januari adalah tanggal merah, juga karena artinya saya ganti agenda baru. Mulai hari ini agendanya Hoka Hoka Bento bisa dipakai, yay! :p

Anyway, malam tahun baru kemaren tumben-tumbenan saya ada acara sendiri. Anak-anak kelas ngajakin malam tahun baruan di rumah salah satu teman. Simpel sih, bakar-bakar rumah jagung sama pisang di halaman, terus dengerin mercon dan liatin kembang api… yang dipasang sama orang. (haha) Nggak nemu mercon dan kembang api sendiri. (haha)

Menjelang tengah malam, waktu tetangga-tetangga sebelah kedengeran niup-niup terompet, kita yang nggak punya terompet malah bunyiin suara terompet via hp yang dihubungin ke speaker gede. Dari suaranya sih kayaknya tetangga yang itu pengen saingan suara terompet, ngedenger suara terompet sini yang rame sendiri. Yah soalnya tinggal pencet sih, nggak pake niup lagi. (rofl)

It was fun. :D Dari mulai ngobrol nggak jelas, ngegosipin orang, sampai nyanyi-nyanyi lagu-lagu lamanya Sheila on 7, dan kembali ngobrol nggak jelas lagi. Akhirnya semalaman nggak tidur, dan seperti biasa, kalau semalaman nggak tidur mendekati jam enam pagi saya bakal keliyengan sendiri. (lol)

TIF08

sesi foto angkatan buat makrab :))

Thanks for the night. (cozy) Ngomong-ngomong ini udah 2012, kapan kita lulus ceman-ceman? (lol)

, , ,

4 Comments

Blacklist

Di-bully dan mem-bully itu sebenarnya hal yang biasa terjadi dalam hubungan pertemanan. Bully yang saya maksud tentu bukan seperti yang ada di film-film yang sampai membuat korban bunuh diri karena depresi, atau melibatkan palak-memalak, kekerasan fisik, dan sejenisnya. Bully di sini lebih ke bercandaan antar teman dengan ejekan-ejekan nggak penting lainya.

We do it because we love each other, because we feel comfortable with them.

Tapi kadang-kadang di tengah kesenangan mem-bully itu, ada orang-orang yang suka lupa daratan. Ada orang-orang yang nggak lihat-lihat sikon dan main seruduk tanpa peduli sasarannya sebenarnya sedang tidak dalam kondisi yang baik-baik saja, tanpa peduli apa yang menjadi bahan bully-an adalah hal yang nggak seharusnya diketahui banyak orang. Or simply, sasarannya benar-benar nggak suka dengan apa yang dijadikan bahan bully-an.

I’m getting used to being bullied. I guess I’m just… bulliable, eh? :D

Read the rest of this entry »

5 Comments