<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Life Happens</title>
	<atom:link href="http://d3wdr0p.com/category/life_so_far/love/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d3wdr0p.com</link>
	<description>good things fall apart so better things can fall together...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 02:48:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Mungkin Ini Rindu</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2012/04/mungkin-ini-rindu/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2012/04/mungkin-ini-rindu/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2012 19:52:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=2294</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin. Mungkin loh, ya.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin.</p>
<p>Mungkin loh, ya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2012/04/mungkin-ini-rindu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Closure</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2012/03/closure/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2012/03/closure/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Mar 2012 05:23:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=2257</guid>
		<description><![CDATA[Melegakan. Kamu tidak bisa membayangkan betapa leganya perasaanku ketika aku terbangun pagi ini. Berton-ton kata-kata dan rahasia yang tidak bisa terucap, yang membuntutiku sejak itu, akhirnya terlepas. Malam tadi adalah closure yang selama ini aku cari. Aku tahu, semua keruwetan itu telah terjadi berbulan-bulan yang lalu, dan telah juga selesai. Tapi ada sesuatu yang mengganjal, &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2012/03/closure/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Melegakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kamu tidak bisa membayangkan betapa leganya perasaanku ketika aku terbangun pagi ini. Berton-ton kata-kata dan rahasia yang tidak bisa terucap, yang membuntutiku sejak itu, akhirnya terlepas.</p>
<p style="text-align: justify;">Malam tadi adalah <em>closure</em> yang selama ini aku cari.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tahu, semua keruwetan itu telah terjadi berbulan-bulan yang lalu, dan telah juga selesai. Tapi ada sesuatu yang mengganjal, yang terus membuatku merasa bahwa kalau saja aku bisa memuntahkan kata-kata yang mengganjal itu, sekalipun artinya mungkin sudah tidak signifikan lagi, aku akan lebih lega.</p>
<p style="text-align: justify;">Mau tidak mau aku harus berterima kasih padamu, Be. Kalau kamu tidak memutuskan untuk muncul lagi karena merasa bersalah pada kami, tidak memutuskan untuk menceritakan semuanya padaku dan mereka, tidak memaksaku bercerita, aku mungkin masih gamang. Aku tidak akan terbangun di pagi harinya, dibanjiri perasaan lega, dan tiba-tiba tersenyum sendiri. Iya, semuanya sudah selesai.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2012/03/closure/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dua Ratus Sepuluh Hari</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2012/02/dua-ratus-sepuluh-hari/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2012/02/dua-ratus-sepuluh-hari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Feb 2012 17:25:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Fiction]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[cinta]]></category>
		<category><![CDATA[perpisahan]]></category>
		<category><![CDATA[putus]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=2125</guid>
		<description><![CDATA[Langit sedang tumpah di luar sana. Menelusupkan dingin yang tidak hanya sampai ke kulit, namun juga ke celah-celah hati yang lukanya hampir mengering. Perih. Karena setiap hembusan dinginnya mengingatkanku akan kita, yang tak pernah benar-benar dimulai dan tak pernah benar-benar selesai. Mungkin memang kita tidak pernah ada. Kita cuma sebuah impian semu yang tercipta dari &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2012/02/dua-ratus-sepuluh-hari/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Langit sedang tumpah di luar sana. Menelusupkan dingin yang tidak hanya sampai ke kulit, namun juga ke celah-celah hati yang lukanya hampir mengering. Perih. Karena setiap hembusan dinginnya mengingatkanku akan kita, yang tak pernah benar-benar dimulai dan tak pernah benar-benar selesai.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin memang kita tidak pernah ada. Kita cuma sebuah impian semu yang tercipta dari sosokmu dan sosokku, tapi tidak pernah ditakdirkan untuk terwujud.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi saat itu, detik itu, dengan kita yang semu itu, aku sudah cukup bahagia. Karena di antara kita yang semu itu ada kamu yang nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Aku tidak peduli jika orang lain lupa. Mereka boleh lupa sesuka mereka, dan aku mungkin akan terus bergeming.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi tidak kamu.</p>
<p style="text-align: justify;">Jangan kamu.</p>
<p style="text-align: justify;">Kamu adalah satu-satunya orang yang tidak boleh lupa.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2125"></span>Tentang pertama kali kita bertemu di antara semarak pesta pernikahan malam itu. Tentang kita yang bertukar senyum dan tertawa karena dipasang-pasangkan, lalu akhirnya bertukar cerita.</p>
<p style="text-align: justify;">Bahkan walaupun cerita tentang kita yang semu itu tidak sampai dua ratus sepuluh hari usia hidupmu, bagaimana kamu bisa lupa? Dengan tawa yang kita bagi setiap malam, di antara candaan konyol aku dan kamu. Kamu yang selalu tahu bagaimana membuatku tersenyum, bahkan ketika aku bertemu denganmu dalam perasaan kesal setelah satu hari yang melelahkan. Kamu yang selalu tertawa ketika aku mulai bertanya apa arti kalimatmu, karena kemampuan bahasa daerahku yang belum begitu bagus.</p>
<p style="text-align: justify;">Apa kamu juga sudah lupa dengan gemericik air mancur di taman tempat kita berbagi cerita? Dengan pemandangan kota dari ketinggian malam itu, di antara lampu-lampu yang berkerlip pelan di bawah sana seolah mencoba mengalahkan kerlip bintang di gelapnya langit. Ketika kamu melupakan perbedaan usia, dan melintasi perbedaan budaya untuk bersamaku.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin kita yang semu itu memang ditakdirkan untuk tidak pernah ada. Karena sementara sosokmu dan sosokku berusaha membangun kita yang semu itu menjadi nyata, kita meruntuhkan dunia satu sama lain, kita meremukkan hati satu sama lain. Sampai akhirnya kamu memilih untuk menyerah dan pergi.</p>
<p style="text-align: justify;">Tapi dua ratus sepuluh hari sejak kamu memilih untuk pergi, aku masih bergeming di tempat ini, memegang impian semu tentang kita seorang diri. Karena kalaupun orang-orang memintaku untuk pergi, aku bahkan tidak pernah tahu kemana aku harus pergi.</p>
<p style="text-align: justify;">Dua  ratus sepuluh hari sejak kamu memilih untuk pergi, aku masih bergeming,  menyaksikan impian tentang kita yang semu tercabik-cabik, setiap kali aku  tahu kamu mulai melupakanku, setiap kali aku tahu kamu mencari orang  lain untuk menggantikanku.</p>
<p style="text-align: justify;">Dua ratus sepuluh hari sejak kamu memilih untuk pergi,<em> I still can&#8217;t stand the sight of you&#8230; finding someone new and forgetting me</em>.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2012/02/dua-ratus-sepuluh-hari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kepercayaan Itu Mahal</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2011/12/kepercayaan-itu-mahal/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2011/12/kepercayaan-itu-mahal/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Dec 2011 10:17:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=1934</guid>
		<description><![CDATA[Dua hari yang lalu saya membuat &#8216;pengakuan dosa&#8217; sebagai akibat percakapan absurd tengah malam lewat Y!M dengan salah seorang teman, dan katanya sukses membuat dia bengong selama setengah menit lalu terus kepikiran soal itu bahkan berjam-jam ke depan. Merutuki sendiri betapa bodohnya saya dan entah apalagi. Kasihan&#8230;. Wajar sih kalau dia kaget, soalnya saya memang &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2011/12/kepercayaan-itu-mahal/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Dua hari yang lalu saya membuat &#8216;pengakuan dosa&#8217; sebagai akibat percakapan absurd tengah malam lewat Y!M dengan salah seorang teman, dan katanya sukses membuat dia bengong selama setengah menit lalu terus kepikiran soal itu bahkan berjam-jam ke depan. Merutuki sendiri betapa bodohnya saya dan entah apalagi. Kasihan&#8230;. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/okok.gif' alt='(okok)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Wajar sih kalau dia kaget, soalnya saya memang nggak pernah cerita apa yang terjadi di pihak saya sewaktu kejadian berbulan-bulan yang lalu itu. Masalahnya, dari empat orang yang ketika itu sama-sama tahu kejadiannya dan punya hubungan dengan saya dan tiga orang yang terlibat di dalamnya, saya nggak bisa percaya sama beberapa orang. Satu orang yang itu, sudah bisa dipastikan kalau begitu saya cerita ke dia, seluruh dunia akan langsung tahu. Sedangkan satu orang lagi, mungkin dia masih bisa dipercaya untuk menutup mulut, tapi saya tahu kalau ketika dia sedang meledek orang lalu mengancam akan membocorkan rahasia  dengan tujuan bercanda, dia lupa sama apa yang seharusnya nggak dia katakan.</p>
<p style="text-align: justify;">Kepercayaan itu mahal. Sekali kamu merusaknya, butuh waktu lebih lama buat mendapatkannya kembali.</p>
<p style="text-align: justify;">Bagi orang-orang yang kepercayaannya dirusak, mereka belajar dengan cara yang nggak enak. Dengan rahasia-rahasia yang tiba-tiba saja jadi rahasia umum.  Tapi namanya juga proses belajar. Di lain waktu kita menjadi sedikit lebih pintar walau kadang-kadang masih suka tergelincir.</p>
<p style="text-align: justify;">Saya yang sekarang, mungkin lebih terbuka daripada saya yang dulu. Belajar buat percaya sama orang, cerita hal-hal tertentu sama orang. Lewat berbagai kejadian enak dan nggak enak, lama-lama kita tahu mana yang benar-benar teman dan bisa dipercaya, mana yang nggak.</p>
<p style="text-align: justify;">Di akhir cerita berbulan-bulan yang lalu tadi, saya cuma bisa percaya sama salah satu dari mereka. Dan saya masih ingat kata-katanya di dini hari ketika itu, sewaktu saya dan dia tahu bahwa semuanya sudah selesai.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em>daijoubu? nee?</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Terima kasih. Terima kasih sudah ada buat saya saat itu. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/cozy.gif' alt='(cozy)' class='wp-smiley' /> <em><br />
</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2011/12/kepercayaan-itu-mahal/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kisah di Balik Jendela #1</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2011/12/kisah-di-balik-jendela-1/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2011/12/kisah-di-balik-jendela-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Dec 2011 05:08:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Board]]></category>
		<category><![CDATA[Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Love]]></category>
		<category><![CDATA[gitar]]></category>
		<category><![CDATA[iwan fals]]></category>
		<category><![CDATA[jendela]]></category>
		<category><![CDATA[kosan]]></category>
		<category><![CDATA[pengamen]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=1930</guid>
		<description><![CDATA[Seperti yang rasanya sudah sering saya bilang entah di blog ini atau di status jejaring sosial lain, kamar saya itu letaknya paling depan di kosan. Ada tiga jendela yang menghadap ke luar yang membuat saya bisa mendengar percakapan orang yang ada di teras dan halaman depan. Kadang saya bisa kesel sendiri kalau mereka lagi berisiknya &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2011/12/kisah-di-balik-jendela-1/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Seperti yang rasanya sudah sering saya bilang entah di blog ini atau di status jejaring sosial lain, kamar saya itu letaknya paling depan di kosan. Ada tiga jendela yang menghadap ke luar yang membuat saya bisa mendengar percakapan orang yang ada di teras dan halaman depan. Kadang saya bisa kesel sendiri kalau mereka lagi berisiknya masya Allah, lupa kalau suara mereka bisa kedengeran dari dalam, kadang lucu dengerin orang pacaran, bahkan orang berantem.</p>
<p style="text-align: justify;">Akhirnya berkat ide si <a href="http://prestigiousfhie.wordpress.com">Fifi</a>, saya mau bikin rangkain postingan random tentang apa aja yang pernah terjadi di balik jendela kamar ini. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/biggrin.png' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Kayak beberapa siang yang lalu, waktu saya lagi berkutat bikin desain di dalam kamar, satu pasangan yang lagi pacaran tepat di depan kamar saya yang beberapa saat yang lalu masih adem ayem aja tiba-tiba berantem. Si cewek sepertinya merasa kurang diperhatikan karena si cowok nggak tanya-tanya dia kalau pergi jalan sama siapa aja. Ini lumayan aneh buat saya sih, biasanya orang sebel kalau kebanyakan ditanya, lah dia malah pengen ditanyain terus. Ujung-ujungnya si cowok marah, dan si cewek membujuk sambil masih terdengar ngambek juga.</p>
<p style="text-align: justify;">Eeeeh&#8230; ujug-ujug terdengar suara gitar dan orang yang menyanyi dengan cempreng di depan&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;">&#8220;aku lelaki tak mungkin menerima~ bila ternyata kau mendua~&#8221;</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kontan si cowok langsung tambah bete dan ngusir pengamennya. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/rofl.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2011/12/kisah-di-balik-jendela-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

