Kadang suka nggak ngerti aja sih, sama orang-orang yang mengganggap bahwa being single means you are lonely and miserable, yang nggak bisa hepi, yang setiap detik meratapi kesendiriannya. Kalau yang menjalaninya hepi, kenapa orang lain harus ribut? Kalau yang bersangkutan nggak bisa hepi tanpa pasangan, apa itu bisa jadi alasan buat generalisasi kalau semua orang juga merasakan hal yang sama?
Belum lagi komentar-komentar menyebalkan yang datang ketika mereka tahu kalau kamu misalnya jalan-jalan ke mall sendirian, atau makan sendirian. Oh, please. Sejak kapan ada undang-undang yang melarang orang buat melakukan segala hal sendirian?
Some call it solitude, which I think nothing’s wrong with that either. But I prefer to call it independent.
Perlu nyari baju atau sepatu. Ya berangkat aja sih ke pasar atau ke mall. Terus kalau lagi nggak ada yang bisa nemenin, kamu harus nggak jadi pergi gituh? Kamu mau cari buku, pengen jalan-jalan ke toko buku, ya udah berangkat aja ke toko buku. Sakit gigi, asma mulai rada kambuh. Ke dokter lah. Sebodo amat nggak ada yang nemenin nungguin. Mau cari makan. Ya cari aja keluar kosan sendirian, yang laper kamu kok pake ngeributin orang.
Memangnya di setiap mau ngapa-ngapain itu harus ada yang nemenin ya? Memangnya kalau pas makan nggak ada yang nemenin, kamu nggak bisa makan? Memangnya kalau pas mau ke toko buku nggak ada yang nemenin, terus kamu nggak bisa berangkat? Hidup nggak jalan-jalan kalau kayak begitu caranya.
Belum lagi juga, ketika komentar yang datang menyerempet soal teman-temanmu. Seolah-olah apa yang kamu lakukan sama teman itu kurang berharga kalau dibandingkan dengan melakukan hal yang sama bareng pasangan. Seolah-olah kalau kamu mendapatkan hadiah dari teman, maka itu hitungannya kurang berharga karena dia cuma teman dan bukannya pasangan kamu.
Ya kalau kamu memilih buat menggantungkan kebahagiaan kamu sama ada atau tidaknya keberadaan pasangan di samping kamu sih terserah aja. Hidup hidup kamu kok. Tapi nggak usah juga masukin orang lain ke kategori nggak bahagia dan harus dikasihani cuma karena nggak punya pasangan.