Ini cuma testing. Testing aplikasi WordPress buat Android.
Pages
Tumblr
Ini cuma testing. Testing aplikasi WordPress buat Android.
Sebagai blogger banci statistik, setiap kali membuka dasbor blog, tulisan “Site Stats” itu memang selalu terlihat berkilau-kilau macam matanya Puss in Boots, memanggil-manggil minta dipencet.
Sebenernya blog abal-abal ini nggak istimewa juga sih kalau soal traffic pengunjung. Standarnya puluhan sampai sekitar seratusan per hari. Yang asik itu justru ngeliat darimana orang bisa sampai ke sini.
Di Site Stats-nya WordPress, ada dua kategori untuk itu. Pertama adalah Referrer. Di sini kita bisa ngeliat orang ngeklik link dari mana untuk sampai ke blog kita. Referrer saya biasanya dari link yang saya share di socmed, WordPress Dashboard-nya orang, atau dari komentar-komentar saya di postingan blog lain.
Kategori kedua itu Search Terms. Di sini, kita jadi tau kata kunci apa yang diketikkan orang di mesin pencari yang membuatnya sampai ke blog kita. Paling lucu sih mantengin Search Terms ini. Kata kunci yang dipakai suka aneh-aneh. Ada juga yang nggak nyambung sama sekali sama satu pun postingan di blog tapi entah kenapa bisa nyasar ke sini.
Nah, pertengahan bulan Januari kemarin, saya seperti biasa iseng-iseng buka Site Stats. Ternyata saya disambut oleh penampakan seperti ini di halaman tersebut:

apa yang terjadi? ada apa ini?
Reaksi pertama kaget dong, jelas. Hal yang pertama terpikir adalah….
“apa yang udah saya lakukan jadi traffic-nya turun drastis?”
Tapi setelah dilihat lebih teliti, ternyata bukan penurunan yang terjadi, tapi justru kenaikan drastis, yang membuat statistik normalnya jadi sangat rendah sampai penampakannya seperti itu. Usut punya usut, ternyata menurut teman saya, postingan review Manusia Setengah Salmon ditwit sama Raditya Dika!
Pantas saja traffic langsung melonjak sampai tiga ribuan. Ternyata begini rasanya kalau blog ditwit seleb, terutama yang kita juga ngefans sama orangnya. Ternyata begini rasanya punya pengunjung sampai tiga ribu orang lebih. Pengalaman sekali seumur hidup deh kayaknya ini mah.
Setelah berdudul-dudul ria memecahkan misteri broken link sok ngeksis yang muncul berhamburan di blog ini kalau dibuka pake Google Chrome sambil menggeret si Lukman, entah kena angin apa jadi buka situsnya Flock. Niatnya mau apdet, soalnya terakhir kali liat ada versi baru tapi masih sering error, jadi mana tau sekarang udah muncul yang benernya. Eeeeeh, ternyata malah dapet pengumuman:

Rupanya udah dibubarin sejak 26 April karena timnya dibeli Zynga. Yeah, rite…. Kemana aja saya….
Padahal saya suka logonya yang lucu itu:

Dua web browser yang direkomendasikan adalah Google Chrome sama Firefox. Kembali lagi ke si rubah, atau download Chrome. Kalau download Chrome artinya saya kemakan promosinya Sales Promotion Boy-nya Chrome, si Lukman.
By the way, wahai pengguna Chrome yang sering nyasar, menyasarkan diri, atau saya sasarkan ke sini, broken link-nya udah nggak ada kan, ya?
Itu kebodohan buatan saya, kesalahan di script buat nampilin emoticon Plurk.
Seperti pernah saya bilang di postingan perdana blog ini, salah satu hal yang bisa dilakukan di sini adalah menggunakan emoticon Plurk! lewat plugin Smilies Themer yang dulu sewaktu masih di wordpress.com harus dimasukkan sebagai gambar, itupun cuma saya sendiri sebagai penulis yang bisa pakai.
Tapi penggunaan emoticon ini ada kekurangannya:

Nah, terlihat kan, di pinggir-pinggir beberapa emoticonnya terlihat warna putih yang sangat mengganggu
. Berhubung saya ini agak prefeksionis akhirnya saya “perbaiki” sedikit.