Posts Tagged animasi

WACOM Cintiq

Semester ini saya mengambil mata kuliah Animasi dan Multimedia, dengan mengorbankan satu mata kuliah pilihan yang banyak diambil oleh teman-teman satu paket yang lain. Tapi saya pengen sekali sih ngambil mata kuliah ini. :D

Nah, di pertemuan kedua, dosen yang bersangkutan tidak bisa datang karena ada keperluan, jadilah mahasiswa-mahasiswanya ditugaskan untuk membuat gambar di Lab Sistem Informasi. Bikin gambar sih biasa, tapi yang bikin saya lumayan kaget adalah karena disuruh bikin gambar pake Wacom. (bigeyes) Terlebih lagi, karena Wacom yang digunakan bukan Wacom biasa semacam ini misalnya:

wacom bamboo

Wacom Bamboo

melainkan Wacom Cintiq yang seperti ini:

wacom cintiq

Wacom Cintiq

Tadi sih abis gugling harganya dikonversi ke rupiah sekitar puluhan juta. Hee… beneran segitu, yak? Ngiler banget saya liatnya soalnya. (haha)

Nggak ada seorang pun yang ngira kalau Wacom yang dipake yang Cintiq. Awalnya pada ngira Wacom Bamboo gitu terus masing-masing bisa pegang satu di Lab buat bikin gambar. Eh, nggak taunya dapetnya Cintiq. (love) Tapi karena harganya yang mahal itu juga, di Lab pun cuma ada satu barangnya sehingga kami harus gantian. Untunglah peserta kelas ini nggak terlalu banyak, cuma sembilan orang, ditambah lagi tiga orang sisanya belum pernah masuk pertemuan sama sekali.

saya dan wacom cintiq

saya lagi ngerjain tugas tadi xD

Hasil gambar pertama saya pake benda ini bisa diliat di DA abal-abal saya. (ninja)

, , , ,

12 Comments

Chi’s Sweet Home

chi

Studio

Madhouse Ltd.

Director

Matsuyuki Matsuhara

Episodes

104

Mama dochi? Dochi? Dochi?

Uchi kaeru~

Aaa? Koko doko?

Kucing yang ada di anime Chi’s Sweet Home! Gyaaaaaaah~ (heart_beat)

Saya pengen uwel-uwel kucingnya, pengen nyulik dibawa pulang. Gyaaaaaaaaah~ (heart_beat)

*tarik napas, tenangin diri, berenti guling-guling sendiri di depan laptop*

Oke, mulai ke cerita di animenya. :D

Chi’s Journey Begins…

, , , , ,

6 Comments

Monster House

monster house

Sutradara

Gil Kenan

Pengisi Suara

Mitchel Musso, Sam Lerner, Spencer Locke, Steve Buscemi, Nick Cannon

DJ : Other option? Leave here and do nothing until it wakes up and eats us!

Chowder: Find the heart and put out the fire, got it.

Harap dimaklumi saja kalau tiba-tiba blog ini dipenuhi resensi film atau buku. Seperti biasa, kegiatan ketika libur itu tidak jauh-jauh dari melototin laptop nonton film hasil merampok harddisk orang, atau baca buku di atas kasur seharian. Oh, dan main game tentu saja.

Ya, ya, dan saya tahu ini juga film lama, jadul, dari tiga tahun yang lalu. Masa bodoh, yang jelas saya baru nonton.  *sumpel telinga sambil nyanyi kenceng-kenceng* (whistle)

Kalau boleh saya bilang, Monster House ini ceritanya tipikal Goosebumps. Cerita seram yang biasanya cuma ada di khayalan anak-anak kecil. Khayalan anak kecil di negara asal bukunya tentu saja, bukan di Indonesia. Ketakutan anak-anak kecil di negara kita sepertinya bukan tentang rumah yang bisa makan orang, alien yang turun ke bumi untuk menculik para anak-anak, laboratorium mutasi genetik, atau monster-monster aneh, tapi dengan jenis setan-setanan berbaju putih dengan rambut gondrong. Kalaupun soal rumah, maka yang ditakutkan bukan masalah apakah rumah itu bisa memakan orang atau tidak, tapi masalah apa yang menunggui rumah kosong itu.

Beware, maybe it will eat you…

, , ,

12 Comments