Kucing saya yang pertama, namanya
Resha, hasil nyomot di rumah temen, dibawa pulang ke rumah pake kantong plastik, dan kepalanya nongol-nongol horror dari kantong plastik itu selama perjalanan pulang naik motor.
Kenapa namanya Resha? Soalnya waktu itu lagi zamannya
Rave. Tapi toh dia berakhir dipanggil
Echa, dan seperti halnya kebiasaan buruk saya untuk memanggil semua kucing dengan awalan
Unyeng, akhirnya dia selau dipanggil
Unyeng Echa.
Berhubung si
Unyeng Echa
ini betina, jadi otomatis dia sering banget
pulang-pulang perutnya udah gendut, tanda ada kucing-kucing kecil di dalam sana. Tapi semuanya mati, dan yang bertahan cuma satu, si kucing kedua.
Kucing kedua namanya
Naruto,
satu-satunya yang masih bertahan hidup
setelah dua saudaranya yang lain,
Sasuke dan Sakura
mati. Kata dokternya sih gara-gara gigit kodok sembarangan.
Terus si Unyeng Echa melahirkan lagi untuk yang entah keberapa kalinya. Kali ini anaknya tiga juga. Berhubung waktu yang terakhir ini saya udah ada di Malang, saya taunya lewat sms.
![]()
SMS dari Ummi kira-kira gini:
![]()
“Si Unyeng sudah melahirkan lagi, anaknya tiga, namanya Nurdin, Zuhri, sama Munawaroh.“
![]()
karena perannya...
Salam kenal!
^__^
