Posts Tagged cokelat

Brownies Kukus

Sewaktu pulang ke rumah, salah satu hal yang langsung diminta Ummi adalah bikinin brownies. Sampe-sampe yah, itu bahan-bahan buat bikin brownies udah disiapin di lemari biar saya pas datang tinggal bikin gituh. Udah niat banget rupanya. (okok)

Berhubung resep yang lama raib entah kemana waktu beres-beres, jadinya pake resep baru yang bisa diliat di sini, tapi karena saya lagi rajin jadi saya tulis lagi deh pake bahasa sendiri. Yuuk, mariii~

Bahan:

  • 6 butir telur
  • 225 gram gula pasir
  • vanili, garam, dan ovalet
  • 125 gram terigu ayak dicampur dengan 50 gram cokelat bubuk ayak
  • 100 gram dark cooking chocolate, dilelehkan dengan 75 ml minyak goreng
  • 75 ml susu kental manis cokelat

mari membuat brownies~

, , , , , , , , ,

1 Comment

Cokelat Monggo

Berawal dari perjalanan kembali ke Malang. Setelah turun dari pesawat ternyata saya harus terkatung-katung di bandara Juanda selama dua jam karena travel yang sudah saya pesan tidak juga menghubungi. Tempat mangkal si Om yang biasanya ngatur-ngatur angkutan travel langganan saya sudah sedikit berubah, dan biarpun dibilang sama kantor pusat kalau  orang dari agen mereka  masih di lokasi yang sama, tapi saya nggak juga menemukan si Om itu.

Bosan. Bosan. Bosan. (nosepicking)

Bete. Bete. Bete. (anger)

Kantor pusat sudah ditelepon lagi dan saya diminta nunggu dihubungi sama orangnya mereka yang di bandara. Mana? Tetep aja nggak ada juga. (grmbld) Untung biasa bawa novel kalau bepergian begini, jadi setidaknya ada yang bisa dilakukan selain memperhatikan satu persatu penumpang yang sepesawat sama saya tadi menghilang dari keramaian bandara.

Setelah dua jam duduk dan nggak juga ditelepon, keliling-keliling bandara nanyain setiap Om-om yang terlihat seperti agen travel dimana agen travel saya berkeliaran, ketemu adek angkatan yang baru turun pesawat dari Bontang, hampir nabrak orang pake troli, dan sms sana-sini, akhirnya ketemu juga. Tapi ini bukan si Om yang biasa, masih agak muda, dan dia bilang katanya habis ada sidak atau semacamnya jadi dia nggak bisa menghubungi. Eh, saya juga nggak ngerti lah. Tapi herannya pas saya udah di mobil dan komplain ke supir travelnya, si supir malah kaget pas tau saya terlantar selama dua jam dan bilang kalau yang tadi itu orang baru karena yang biasanya sakit, jadi mungkin masih kurang tanggap. Ealah, Mas, yang bener yang mana inih? (doh)

lanjutkan ceritanya…

, , , ,

25 Comments

Chocolatier: Decadence by Design

Akhir-akhir ini kembali suka main Chocolatier. Waktu dulu udah namatin dua versi, eh pas ngerampok hardisk-nya temen ternyata nemu versi lainnya lagi. (hassle) Dan setelah sekian lama mendekam dalam tumpukan folder yang ga tersentuh, saya memilih saat ini untuk main lagi. Iya emang dasar prokras parah. (doh)

running a Chocolate Factory…

, , , , , ,

12 Comments