Posts Tagged drama

49 Days (49일)

49 days 2

The human heart is fickle. There’s no such thing as permanence. Love, then hate. Hot, then cold. Upset, then grateful. Full of resentment, then understanding. And so on and so forth. Ultimately, tears are this.

Ketika suatu hari kamu meninggal, dan diberi kesempatan selama 49 hari untuk mendapatkan hidupmu kembali, lalu menemukan bahwa segalanya ternyata tak seperti yang terlihat selama ini, apa yang akan kamu lakukan? 49 hari, waktu yang diberikan untuk mencari orang-orang yang benar-benar mencintaimu, dan menangis karenamu. 49 hari, jika kamu berhasil maka kamu akan diberi kesempatan hidup sekali lagi. Tapi tunanganmu ternyata mengkhianatimu, sahabatmu membencimu, dan temanmu membicarakan kejelekanmu di belakang.

49 days 1

Did you live your life right? Berapa orang yang akan menangis, benar-benar menangis karena kehilangan orang yang berharga, ketika kamu pergi?

, ,

7 Comments

Kanojo to no Tadashii Asobikatta (彼女との正しい遊び方)

kanojo to no tadashii asobikatta

Director

Kiuchi Mayumi (木内麻由美)

Starring

Kurokawa Tomoka (黒川智花), Mizushima Hiro (水嶋ヒロ), Hamada Gaku (濱田岳), Tanimura Mitsuki (谷村美月), Matsuo Toshinobu (松尾敏伸), Mitsuishi Ken (光石研), Ezawa Rina (江澤璃菜), Okami Tokihide (岡見時秀), Suzuki Keita (鈴木啓太), Kitazawa Marika (北澤鞠佳), Matsukawa Shinnosuke (松川真之介)

We’re actually a beautiful princess and her servant from a far away country.

45 menit dan 16 detik.

Pendeeeek~ (panic_plead)

Baru kali ini nonton film sependek ini. (mooong)

Saya nggak sadar sama sekali kalau durasinya cuma segitu, dan kaget waktu credit film-nya tau-tau muncul di layar. Sejujurnya sih saya mengharapkan lebih, gregetan ketika sadar itu sudah akhir film-nya. Kurang greget untuk sebuah film mungkin, saya rasa kalau saya membaca manga yang ceritanya seperti ini, saya bakalan lebih suka. :D Lagian ceritanya manis kok. (lolipop)

When I call you, come immediately.

A princess’s order is absoulte…

, , , , , , , , , , , , ,

No Comments

Mr. Brain

mr. brain

My name is Tsukumo. It’s written 9-10-9 in kanji numbers and pronounced “Tsukumo”.

Tsukumo awalnya bekerja sebagai seorang host, sampai suatu ketika dia tertimpa bangunan yang rubuh dan mengalami kerusakan di bagian otaknya. Fungsi otak dari bagian yang rusak itu diambil alih oleh bagian yang lain dan Tsukumo masih dapat hidup normal, tapi ada satu hal yang mengganggunya. Majalah wanita berbikini yang dulu sangat disukainya sekarang menjadi tidak menarik lagi. Tsukumo akhirnya masuk universitas dan mendalami ilmu yang mempelajari otak, sampai akhirnya ia direkrut menjadi kepala bagian penelitian tentang otak di kepolisian Jepang.

You have progressed. From a monkey… to an assistant.

brain controls everything in our body…

, , , , , , , , , , , ,

No Comments

Code Blue 2

code blue

This world we’re living in might be overflowing with miracles. We just don’t realize it.

Season kedua ini rasanya jalan cerita Code Blue lebih berat dari yang pertama. Atau sayanya yang jadi kelewat sensitif nontonnya? (haha) Habisnya hampir di setiap episode ada adegan-adegan yang bikin mata berkaca-kaca atau bikin nangis. Hiks…. (cry)

Oiya, nonton ini sekalian diselingi sama nonton Zettai Kareshi kemaren, jadinya semakin terasalah betapa tidak serunya  dorama yang itu. (ninja)

The people around you lie to you only to protect you from harm, but still — you want to know the truth.

call the doctors…

, , , , , , , , , , , , , , ,

4 Comments

Proposal Daisakusen (プロポーズ大作戦) SP

prodai

Satu tahun setelah Rei (Nagasawa Masami) meninggalkan Tada Sensei (Fujiki Naohito) di hari pernikahan mereka, dan memilih si bebal Ken-zou (Yamashita Tomohisa). Kejadian yang sama berulang, tapi kali ini Eri (Eikura Nana) yang meninggalkan Hawaii untuk kabur kembali ke Jepang di hari pernikahannya dengan Tsurumi (Hamada Gaku). Peri absurd yang muncul di hari pernikahan Rei dengan Tada Sensei dulu muncul lagi ketika Ken sedang memandangi slide show yang awalnya dipersiapkan Mikio (Hiraoka Yuta) untuk diputar saat resepsi.

… dan perinya semakin absurd… (rofl)

… dan gaya “Hallelujah Chance!” ditambah “Noooo!” yang selalu diteriakkan Ken sebelum kembali ke masa lalu juga semakin absurd… (rofl)

untung tokohnya cuma ada tiga yang absurd =))

, , , , , , ,

6 Comments