Di suatu sore yang panas, sehabis kuliah, saya harus ke ATM dulu demi keberlangsungan hidup satu bulan ke depan
. Seperti biasa, kalau pulang itu bareng-bareng sama teman. Satu orang juga ada perlu ke ATM, dan dua orang sisanya menunggu.
Nah, yang menunggu ini ngirim sms yang kira-kira isinya begini:
“Ras, kutunggu di deketnya bunga sikat WC, deketnya orang les cing cong cing cong.”
Terjemahannya:
ditunggu di bawah pohon ini:
deketnya orang yang lagi les bahasa mandarin.
Ini semua gara-gara banyaknya bunga macam itu di daerah sekitar Fakultas Teknik. Nah, berhubung ga ada satupun dari kami yang tau namanya, dan Impala (Ikatan Mahasiswa Pencinta Alam.red) juga entah kenapa memilih pohon ini untuk ga dikasih label nama seperti pohon-pohon lainnya di sekitar kampus, akhirnya dinobatkan nama bunga sikat wc.
Alasannya jelas, kan? Liat aja itu bunganya yang berwarna merah indah, persis sikat buat bersihin wc
.
gambar: diambil dari satu pohon di deketnya Mesin
