Posts Tagged Game
Hobi Sakit Jiwa
Posted by Faye in Simulation, Strategy on September 13, 2011
Blogwalking malam ini membawa saya terdampar di banyak tempat. Dari mulai puisinya yang selalu membuat saya menahan napas dan terkagum-kagum dengan pilihan kata-katanya, postingan-postingan yang membuat saya tersenyum kecil, hingga postingan-postingan lucu di blog teman-teman yang membuat saya menahan geli. Cuma bisa ditahan, soalnya kalau saya tertawa terlalu keras bisa-bisa bangunin orang serumah.
Salah satu tempat terdampar saya adalah postingan tentang The Sims Social yang memang sedang ramai-ramainya dimainkan orang-orang di socnet yang saya dan Anda sudah sama-sama tau jadi nggak usah disebutin secara eksplisit lagi juga nggak apa-apa.
Nah, tau dong asal mulanya The Sims Social? Yap, dari game The Sims yang itu. Saya asumsikan saja kalian yang membaca tulisan ini sudah tau apa itu game The Sims ya, hehehe.
Postingan yang saya sertakan link-nya barusan itu membuat saya teringat dengan hobi sakit jiwa saya kalau main The Sims…. Iya, sakit jiwa…. Lebih dari sekedar suka mainin karakter default yang udah ada di sana terus ngacak-ngacak hidupnya, selingkuhin pasangan-pasangan, bikin orang broken heart, terus musuhan, sampe akhirnya didatengin dokter jiwa dan orang berkostum kelinci itu.
Hobi sakit jiwa saya yang lain adalah… bunuhin tetangga.
Gathering L’Renouille Regional Malang
Posted by Faye in Friends, RPG, Travelling on June 5, 2011
Sepertinya di suatu waktu, di salah satu postingan di blog ini, saya sudah pernah bercerita kalau saya sudah menemukan pintu dimensi untuk kembali lagi ke dunia Rune Midgard.
Perkiraan awal sih dalam beberapa waktu bakal berhenti mainnya, sama kayak itu beberapa game yang ke-install di laptop belum tamat-tamat gara-gara keburu bosen. Mau dihapus juga kok nggak tega karena belum tamat. Nantilah kalau saya ada mood lagi buat mainin.
Mungkin yang bikin susah bener-bener berhenti karena ketemu temen-temen yang asik di sana, yang satu guild maupun nggak, dan temen-temen real di kampus juga ada yang pada main. Emang sempet bosen, terus sibuk, kadang nggak sempet main, cuma nyalain bot doang. Kadang kalau emang lagi combo males dan sibuk bahkan bot nggak dinyalain, WoE nggak ikutan. Tapi ujung-ujungnya ntar balik lagi juga.
Anyway…. Intinya sama kayak blogosphere yang kadang kalau saya lagi kesambet kayak sekarang bisa rajin update blog dan jalan-jalan ke blog orang, tapi kalau lagi males dan ga sempet ya mau gimana. Atau kayak celotehan-celotehan harian nggak penting di Plurk yang sampai merembet komen-komenan panjang, ngawur dan ga jelas pula, tapi selalu bikin ngakak.
Interaksi dengan orang-orang yang ada di masing-masing tempat yang bikin betah.
L’Renouille, guild saya, kemaren gathering. Buat yang regional Malang aja sih, nyusul regional Jakarta yang udah duluan gathering juga barengan yang di Bandung.
Ini gathering regional Malang kedua setelah di WSS beberapa bulan lalu pas ketua guild lagi ke Malang.

Lucien, Binary, Princess Amalia, Nowat, Lord Chasnov (kiri ke kanan)
Lokasinya di Saboten Shokudo, tempat makan bernuansa Jepang yang remang-remang suasananya sampe susah foto, mana sore sampai Maghrib lagi.
Untung dapet tempat yang lesehan, jadi bisa lebih enak. Kalau soal makanan sih, standar, masakan Jepang yang ke-Indonesia-Indonesiaan kalau kata saya.
Dan orange float-nya es krimnya kurang, by the way.

Lord Chasnov, Lucien, Pavietre, Binary, Princess Amalia (kiri ke kanan)
Ngapain kalau gathering? Ya ngobrol-ngobrol, becandaan ga jelas, ketawa-ketawa ngomongin gosip Payon.
KetaKetik
KetaKetik, masih di situs yang sama seperti Teektak. Saya cukup pede kalau game ngetik. Biarpun ternyata susah juga.
Ada yang jadi pertanyaan sih. Kan di game ini pemain dikasih tiga nyawa waktu pertama kali mulai. Nah, di tengah-tengah permainan akan ada kata-kata tertentu yang ketika berhasil diketik dengan benar bakalan nambah nyawa. Masalahnya adalah ketika dari tiga nyawa awal tadi belum ada yang berkurang sama sekali, nyawa baru yang kita dapat ga akan ngaruh apa-apa, ga nambahin jatah nyawa lagi.
Memang sistem game-nya begini atau gimana, ya?
Skor terakhir:

Tambah 200 angka lagi dan saya bakalan masuk ke Jawara KetaKetik padahal, sayang sekali.
Soalnya terakhir kali dilihat, posisi terakhir di Jawara KetaKetik nilainya 1970-an.
Yosh! Berjuang menembus angka 2000!
Teektak – Sepertinya Saya Kurang Bisa Bahasa Indonesia
Akhir-akhir ini muncul permainan baru di wall teman-teman saya di jejaring sosial Facebook. Awalnya cuma satu orang, lalu merembet ke yang lain-lain, dan akhirnya saya pun tidak tahan untuk tidak mencobanya.
Teektak, permainan menyusun kata dalam bahasa Indonesia. Ini sejenis Super Text Twist dan Word Zap. Tapi mungkin justru karena berbahasa Indonesia, saya gagap memainkannya, kata-kata nggak ada yang muncul untuk dituliskan, dan saya berakhir dengan tidak mendapatkan ijazah apapun, alias nilainya rendah. Kali kedua saya memainkannya, rupanya cukup beruntung untuk mendapatkan ijazah SD.

Skor tertinggi yang berhasil saya dapatkan sampai sekarang sekitar 220-an ke atas, dan akhirnya mendapatkan ijazah SMA.
Game ini susaaaaaaaah~
Malu juga sih, kenapa memainkan permainan menyusun kata dalam bahasa Inggris justru terasa lebih lancar daripada permainan kata dalam bahasa Indonesia. Apa karena terlalu terbiasa dengan bahasa yang dipakai sehari-hari jadinya kita kurang tau secara mendalam kata-kata lain yang memang jarang dipakai? Apalagi kalau di huruf yang disediakan untuk disusun tidak tersedia huruf A.
Jadi teringat dengan salah satu akun di Plurk, Peri Kata. Peri Kata ini mengadakan semacam permainan menebak kata dalam bahasa Indonesia. Tret plurk-nya akan berisi dua huruf awal dan penjelasan dari kata yang dimaksud, dan kita yang ingin menebak katanya tinggal merespon di tret yang bersangkutan.

Awalnya saya tertarik juga mengikuti Peri Kata, tapi sampai berapa minggu tidak satupun yang berhasil saya jawab.
Kata-kata yang dipilihnya kebanyakan memang nggak umum digunakan, jadinya nggak kepikiran sama sekali. Kalaupun ada yang berhasil tertebak, biasanya sudah keduluan orang lain menjawabnya.
Pada akhirnya Peri Kata dengan berat hati saya remove, soalnya timeline jadi penuh dengan tret-nya sementara tidak ada yang bisa saya jawab.
Tertarik mencobanya?
Kalau mau ikutan main sama Peri Kata, tinggal add akun Plurknya di link di atas. Kalau mau main Teektak, bisa ke sini:
Google Pacman
Sorry, no post today. The owner is too busy playing Pacman on Google homepage.

untung nyawamu udah kekumpul jadi gak...