• Posts tagged "komputer"

Blog Archives

Customer Service, Available from 8:00 – 16:00

Jadi mahasiswa PKL itu… seperti buka Customer Service sepanjang jam kantor yang melayani semua keluhan pelanggan. Pas sekali dengan katanya Om Tama sih, yang pernah bilang kalau mahasiswa PKL harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. (taser)

Nah, ceritanya sekarang saya lagi PKL di sebuah perusahaan di Surabaya, bareng salah seorang teman. Di kantor ini, ada seorang ibu-ibu yang sudah lumayan tua. Ibu yang akhir tahun nanti sudah mau pensiun ini duduk di sebuah kubikel di arah jam 2 dari meja saya, dan ibu ini… rupanya sejak hari pertama mendengar bahwa kami mahasiswa PKL dari Informatika sudah menganggap kami bisa segalanya yang berhubungan dengan komputer, seperti juga beberapa orang lainnya yang ada di divisi di mana saya ditempatkan.

Interaksi kedua setelah perkenalan dengan si ibu, adalah waktu beliau bertanya caranya memperbaiki dan mengedit foto, karena beliau katanya suka foto dan berencana buka studio foto setelah pensiun nanti. Beliau menunjukkan hasil scan foto jadul yang burem dan sudah mulai pudar dengan banyak bercak putih, dan minta ditunjukin caranya membuat foto itu jadi bagus dan mulus, pake Photoscpae.

Saya nggak pernah pake Photoscape. Tapi rasanya Photoscape nggak bisa memperbaiki foto hasil scan yang pudar dan bebercak putih itu supaya bisa jadi mulus. Sebatas crop, memperbaiki warna, leveling, mungkin bisa, sejauh yang saya lihat waktu akhirnya ngubek-ngubek software-nya di komputer si ibu. Lalu saya menyarankan Photoshop ke si ibu, yang merupakan sebuah kesalahan besar.

Salah…. Soalnya setelah itu ibunya jadi minta software-nya ke saya, yang mana saya nggak bawa ke Surabaya, lalu karena nggak ada akhirnya minta donlotin, yang mana nggak bisa lagi karena situs donlotnya diblokir dari koneksi internet ibunya. Akhirnya si ibu pasrah dan nanti mau nyari di mana gitu, tapi terus di akhir kalimatnya, beliau meminta saya dan teman saya ngajarin Photoshop, cara ngedit foto, gimana caranya bikin ini dan bikin itu. Lalu akhirnya teman saya yang kesel menyarankan beliau untuk nyari tutorial atau beli buku tentang Photoshop yang banyak dijual di toko buku.

Itu baru awal…. (pouty)

iya, begitu itu baru awal…

Separuh Jiwaku Pergi

Dulu sekali, sewaktu masih di blog yang lama, saya pernah cerita tentang satu kegiatan rutin yang sepertinya sudah jadi kebutuhan primer. Main komputer, begitu saya menyebutnya, bahkan sampai sekarang. :-D Rasanya ada yang kurang kalau satu hari saja nggak nyalain benda itu, walaupun nggak ada hal khusus yang mau dikerjain, dan saya berakhir bengong di depannya, membuka-buka susunan folder-folder yang sama rapinya seperti kamar saya.

Eh, jangan salah, kamar saya rapi, kok. *diguyur air keras*

Tapi bener, folder-folder saya memang tersusun, sampai mungkin terlalu rapi karena teman-teman saya cuma bisa geleng-geleng kepala melihatnya. Misalnya untuk lagu dan gambar, isinya akan disusun berdasarkan kelompok penyanyi, lalu dikelompokkan lagi menurut abjad.  Prefeksionis? Err… memang. :-D

Sewaktu masih pakai PC di rumah saja sudah begitu, apalagi ketika kuliah dan ada laptop sendiri -yang saya kasih nama Stellar itu. Sewaktu awal-awal saya sibuk sendiri menentukan susunan isi-isinya, yang mana ditaruh dimana. (haha)

Pokoknya sejak ngekos itu laptop udah nempel terus. Biar kata ke kampus mesti bawa ransel berat tiap hari juga dibawa aja, biar bisa ngopi dorama dari temen kalau dosen nggak masuk ada yang dikerjain. Yah kecuali kalau  perginya cuma sebentar atau saya harus ke hutan kayak waktu ospek dulu atau ke tempat yang membahayakan keselamatan si Stellar sendiri. (tongue)

Kasian juga sih sebenernya, Stellar sering dipaksa kerja rodi di waktu-waktu tertentu. Kalau saya lagi banyak tugas, dia ga mati sehari semalaman. Kalau saya lagi senggang, dia ga mati sehari semalaman, soalnya dipake main game,  atau nonton anime sama dorama. (headspin)

Err.. sepertinya itu jadinya bukan di waktu-waktu tertentu, tapi setiap waktu yah…. *plak*

Intinyaaaaaaa… SAYA KETERGANTUNGAN SAMA STELLAAAAAAAAAAR……..

*jambak-jambak kerudung*

*diseret perawat dan dimasukin ke psych ward*

*sesenggukan di pojok kamar*

*dokter pake baju putih-putih mencurigakan bikin konferensi pers*

Dokter: “Ehm… ehm…”

*ketokin mic*

Dokter: “Jadi saudara Faye sedang menderita gangguan jiwa yang diduga karena ketergantungannya dengan laptopnya yang dia beri nama Stellar. Kondisi terakhir saya lihat dia sedang meratapi nasib sambil membayangkan Stellar dipreteli sama tukang servis. Sekian dan terima kasih.”

Plok… plok… plok…

*dokter turun panggung*


Apa daya, maksud hati mau dibenerin waktu saya pulang liburan kemarin sementara saya bisa pake PC rumah. Tapi ternyata di sana malah nggak ada yang bisa benerin -atau saya yang nggak tau dimana tempatnya (annoyed) . Tsk. Terpaksa saya nganggur di kosan sekarang…. (lonely)