• Posts tagged "laptop"

Blog Archives

Ditukar Ubi

Saya: Gi, ini laptop kalau dijual kira-kira dapet berapa, ya?

Yogi: *mukapolos* Ubi tiga.

Saya: Hah?

Yogi: *masihmukapolos* Dapet ubi tiga.

Jawaban paling menohok yang saya dapat sejauh ini. (rofl)

laptop

si laptop yang bersangkutan

Beberapa hari terakhir saya memang lagi bertanya-tanya, laptop di atas itu kalau dijual dapet berapa.

Stellar memang sudah uzur sih. (haha) Kemarin engselnya sempat patah dan diperbaiki. Tapi sama tukang servisnya ditambah bonus lakban hitam yang unyu, katanya biar nggak cepat lepas lagi. Selain itu optical drive-nya sudah nggak bisa dipakai. Jangan lupakan juga casing yang bocel di pojok kanan bawah kenang-kenangan dari Radika.

Dari segi kerja, kadang-kadang dia suka biru-biru sendiri alias blue screen. Kejadian yang lebih sering sih mati mendadak. Entah karena overheat atau memang prosesornya nggak kuat ketika saya membuka banyak program sekaligus, saya juga nggak ngerti. Sementara ini masalah mati mendadak cukup teratasi dengan saya mematikan fitur aero dan animasi di Windows 7, tapi kalau laptop dinyalain tanpa disertai coolpad di bawahnya sementara udara cukup panas, tetep suka mati. (okok)

Jadi? Jual laptop ditukar ubi? (okok)

Separuh Jiwaku Pergi

Dulu sekali, sewaktu masih di blog yang lama, saya pernah cerita tentang satu kegiatan rutin yang sepertinya sudah jadi kebutuhan primer. Main komputer, begitu saya menyebutnya, bahkan sampai sekarang. :-D Rasanya ada yang kurang kalau satu hari saja nggak nyalain benda itu, walaupun nggak ada hal khusus yang mau dikerjain, dan saya berakhir bengong di depannya, membuka-buka susunan folder-folder yang sama rapinya seperti kamar saya.

Eh, jangan salah, kamar saya rapi, kok. *diguyur air keras*

Tapi bener, folder-folder saya memang tersusun, sampai mungkin terlalu rapi karena teman-teman saya cuma bisa geleng-geleng kepala melihatnya. Misalnya untuk lagu dan gambar, isinya akan disusun berdasarkan kelompok penyanyi, lalu dikelompokkan lagi menurut abjad.  Prefeksionis? Err… memang. :-D

Sewaktu masih pakai PC di rumah saja sudah begitu, apalagi ketika kuliah dan ada laptop sendiri -yang saya kasih nama Stellar itu. Sewaktu awal-awal saya sibuk sendiri menentukan susunan isi-isinya, yang mana ditaruh dimana. (haha)

Pokoknya sejak ngekos itu laptop udah nempel terus. Biar kata ke kampus mesti bawa ransel berat tiap hari juga dibawa aja, biar bisa ngopi dorama dari temen kalau dosen nggak masuk ada yang dikerjain. Yah kecuali kalau  perginya cuma sebentar atau saya harus ke hutan kayak waktu ospek dulu atau ke tempat yang membahayakan keselamatan si Stellar sendiri. (tongue)

Kasian juga sih sebenernya, Stellar sering dipaksa kerja rodi di waktu-waktu tertentu. Kalau saya lagi banyak tugas, dia ga mati sehari semalaman. Kalau saya lagi senggang, dia ga mati sehari semalaman, soalnya dipake main game,  atau nonton anime sama dorama. (headspin)

Err.. sepertinya itu jadinya bukan di waktu-waktu tertentu, tapi setiap waktu yah…. *plak*

Intinyaaaaaaa… SAYA KETERGANTUNGAN SAMA STELLAAAAAAAAAAR……..

*jambak-jambak kerudung*

*diseret perawat dan dimasukin ke psych ward*

*sesenggukan di pojok kamar*

*dokter pake baju putih-putih mencurigakan bikin konferensi pers*

Dokter: “Ehm… ehm…”

*ketokin mic*

Dokter: “Jadi saudara Faye sedang menderita gangguan jiwa yang diduga karena ketergantungannya dengan laptopnya yang dia beri nama Stellar. Kondisi terakhir saya lihat dia sedang meratapi nasib sambil membayangkan Stellar dipreteli sama tukang servis. Sekian dan terima kasih.”

Plok… plok… plok…

*dokter turun panggung*


Apa daya, maksud hati mau dibenerin waktu saya pulang liburan kemarin sementara saya bisa pake PC rumah. Tapi ternyata di sana malah nggak ada yang bisa benerin -atau saya yang nggak tau dimana tempatnya (annoyed) . Tsk. Terpaksa saya nganggur di kosan sekarang…. (lonely)