• Posts tagged "mario teguh"

Blog Archives

Tentang Mario Teguh

Saya bukan salah satu pendengar setia Mario Teguh. Kata-kata bijaknya cuma biasa saya dapatkan dari status beberapa teman yang sering mengutip beliau. Saya, yang buat menonton acara macam apapun di televisi kosan saja malas, nggak pernah repot-repot menyempatkan diri menonton Metro TV pukul tujuh malam. Saya cuma orang lewat yang tiba-tiba saja merasa terusik karena di dalam grup komunitas jejaring sosial yang saya ikuti tiba-tiba ada gambar seperti ini:

mario teguh

Awalnya saya cuma tertawa. Tapi komentar-komentar orang yang bersangkutan yang sangat berbau flamming membuat saya gatal. Dari mulai dibilang cuma bisa ngomong doang lah, cemen lah, penipu lah, pinter ngomong tapi banyak dosa lah, dan lain-lain dan sebagainya. Rasanya seperti melihat orang yang melampiaskan kemarahan yang dia punya sama orang lain yang sebenarnya nggak ada hubungannya sama sekali. Atau memang lagi pengen sinis aja, saya juga nggak tahu.

Pernah mengalami nggak, ketika ada seseorang yang menceritakan masalahnya kepadamu, sesuatu yang tidak bisa kamu bantu secara langsung, lalu kamu sudah berusaha keras memberinya kata-kata penghibur dan penyemangat terbaik, solusi terbaik yang bisa kamu pikirkan, lalu orang itu berkata “ngomong sih gampang” sambil melengos?

Iya, ngomong memang gampang. Karena orang lain memang cuma bisa membantu sebatas itu. Pada akhirnya keputusan terakhir ada di tangan kita sendiri-sendiri. Keputusan mau menjalankan solusi yang diberikan atau memilih diam dan nggak melakukan apa-apa, keputusan buat terus menerus depresi atau mau bangkit, keputusan buat terus berjuang untuk hidup atau menyerah begitu saja. Bukankah begitu juga halnya dengan mereka-mereka yang disebut dengan motivator itu?

Mungkin di luar sana ada orang-orang yang walaupun mendengarkan kata-kata Mario Teguh ratusan kali pun tidak terpengaruh dan tetap putus asa. Tapi siapa yang tahu juga kalau di sudut negeri sana ada orang-orang yang tersemangati ketika mendengar kata-kata beliau lalu memutuskan untuk berjuang sekali lagi. Seperti halnya seorang laki-laki yang pada awalnya sudah ingin bunuh diri lalu mengurungkan niatnya setelah membaca Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata.

Orang-orang menghibur dengan cara yang berbeda, menyemangati dengan cara yang berbeda. Orang-orang juga akan terhibur dan tersemangati dengan cara yang berbeda. Tapi ujung-ujungnya pilihan tentang hidup akan selalu kita yang memilih sendiri, bukan dipilihkan oleh Mario Teguh, Andrea Hirata, atau siapapun. Juga pilihan untuk hidup dengan berbagi energi positif atau tidak.