<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Life Happens</title>
	<atom:link href="http://d3wdr0p.com/tag/movie/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://d3wdr0p.com</link>
	<description>good things fall apart so better things can fall together...</description>
	<lastBuildDate>Sat, 12 May 2012 02:48:00 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Nonton Bareng The Avengers</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2012/05/nonton-bareng-the-avengers/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2012/05/nonton-bareng-the-avengers/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 02:48:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Friends]]></category>
		<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[nonton bareng]]></category>
		<category><![CDATA[ro]]></category>
		<category><![CDATA[teman]]></category>
		<category><![CDATA[the avengers]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=2321</guid>
		<description><![CDATA[Rabu kemarin saya berkesempatan menonton The Avengers versi 3D bersama anak-anak RO-ers Malang. Ini pertama kalinya saya nonton 3D loh, hahaha. Awalnya gara-gara pembicaraan di grup, lalu tercetuslah ide untuk bareng-bareng ke Surabaya demi menonton The Avengers yang sedang ramai-ramainya dibicarakan itu. Kenapa harus ke Surabaya? Karena di Malang memang belum ada bioskop 3D. (okok) Beruntung &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2012/05/nonton-bareng-the-avengers/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><span style="text-align: justify;">Rabu kemarin saya berkesempatan menonton The Avengers versi 3D bersama anak-anak </span><a style="text-align: justify;" title="Ragnarok Online" href="ragnarok.lytogame.com" target="_blank">RO</a><span style="text-align: justify;">-ers Malang. Ini pertama kalinya saya nonton 3D loh, hahaha. Awalnya gara-gara pembicaraan di grup, lalu tercetuslah ide untuk bareng-bareng ke Surabaya demi menonton The Avengers yang sedang ramai-ramainya dibicarakan itu. Kenapa harus ke Surabaya? Karena di Malang memang belum ada bioskop 3D. (okok) Beruntung sekali anak-anak mau berkompromi dengan saya yang hari Kamis-nya sudah harus berangkat ke Bandung, sehingga acara nonton bareng ini diputuskan hari Rabu. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/cozy.gif' alt='(cozy)' class='wp-smiley' /> </span></p>
<p style="text-align: justify;">Kami berangkat agak siang, karena menunggu Apip yang harus menyelesaikan UTS-nya dulu. Dia satu-satunya yang masih ada UTS, sementara sisanya adalah mahasiswa dan mahasiswi yang seharusnya sudah siap-siap hengkang dari kampus. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/ninja.gif' alt='(ninja)' class='wp-smiley' /> Setelah tunggu menunggu dan kengaretan yang biasa, mobil (atau seperti yang pemiliknya sebut, &#8220;gerobak&#8221;) yang dikemudikan Arip meluncur ke arah Surabaya.</p>
<p style="text-align: justify;">Perjalanan ke Surabaya lumayan lancar tanpa kemacetan yang berarti. Hambatannya paling-paling karena yang nyupir lupa-lupa ingat jalan ke arah Surabaya Town Square, sementara waktu juga semakin mepet. Salah satu temen yang memang berdomisili di Surabaya sudah <em>stand by</em> dari ketika loket dibuka dan memesankan tiket pukul 15:15. Untung saja akhirnya kita tiba dengan selamat di parkiran Sutos sekitar pukul tiga kurang.</p>
<p style="text-align: justify;">Ngomong-ngomong, sebelum saya lanjutkan, tulisan berikutnya ini kemungkinan besar merupakan <strong>SPOILER</strong>. Bagi yang nggak suka spoiler silakan di-<em>skip</em> aja. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/haha.gif' alt='(haha)' class='wp-smiley' /> <em>Don&#8217;t say I didn&#8217;t warn you</em>. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/tongue.png' alt=':p' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-2321"></span><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2012/05/tumblr_m3lyq9etmw1qig71ho1_500.jpg" alt="the avengers" width="500" height="735" /></p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2012/05/tumblr_m3lyq9etmw1qig71ho2_500.jpg" alt="the avengers 2" width="500" height="737" /></p>
<p style="text-align: justify;"><em>Those pictures are awesome, eh</em>? Tapi kesimpulan yang didapat di akhir film adalah&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>Kirain film action, ternyata film komedi.</em></p>
<p style="text-align: justify;">- Radika</p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Dari segi alur cerita menurut saya seperti umumnya cerita pahlawan. Dari yang sama-sama menghadapi ancaman, kemudian terpecah belah karena ego masing-masing, tapi setelah itu kembali bersatu untuk melawan musuh yang sama karena suatu kejadian. Efek-efeknya menurut saya bagus, terutama ketika pintu dimensi terbuka di langit dan musuh-musuh dari dimensi lain mulai masuk ke planet bumi. Berhubung ini pertama kalinya saya menonton 3D juga, terkadang beberapa efeknya membuat saya kaget, hohoho. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/blush.gif' alt='(blush)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Tapi <em>after all</em>, yang justru menarik malah humor-humor yang diselipkan dalam film ini, yang membuat satu teater tertawa terbahak-bahak dan Radika membuat kesimpulan seperti tadi.</p>
<p style="text-align: justify;">Misalnya saja ketika di tengah-tengah ketegangan setelah para pahlawan itu berhasil mempersatukan visi dan misi untuk menyelamatkan bumi, dr. Banner yang sempat terpisah dengan mereka tiba-tiba saja muncul menggunakan motor ontel yang berbunyi teketeketeketek dan memecahkan situasi serius yang terjadi. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/rofl.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Ada juga adegan ketika mereka sedang membicarakan Loki. Thor marah karena merasa Black Widow menyebut Loki dengan tidak sopan dan berkata kalau Loki adalah saudaranya. Tapi setelah Black Widow menyebutkan bahwa Loki telah membunuh 80 orang dalam dua hari, Thor langsung berkata&#8230;</p>
<blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>He&#8217;s adopted.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Kedudulan tiada tara. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/rofl.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Tapi adegan paling <em>epic</em> adalah ketika Loki dengan jumawanya menantang Hulk seorang diri, dan dia langsung dibanting-banting macam karung tak berharga oleh Hulk. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/rofl.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2012/05/ascrebpceaa_fzb.jpg" alt="puny god" width="324" height="583" /></p>
<p style="text-align: justify;">Belum ditambah lagi dengan celetukan-celetukan Tony Stark the Iron Man yang <em>quotable</em> sekali. Sumpah, ini film lucu. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/rofl.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2012/05/nonton-bareng-the-avengers/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Death Bell (고死: 피의 중간고사)</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2010/10/death-bell/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2010/10/death-bell/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 04 Oct 2010 04:14:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Gosa: Piui Jungganggosa (고死: 피의 중간고사)]]></category>
		<category><![CDATA[Ham Eun Jong (함은정)]]></category>
		<category><![CDATA[Han Na Yeon]]></category>
		<category><![CDATA[horror]]></category>
		<category><![CDATA[Kim Sang Bum (김상범)]]></category>
		<category><![CDATA[Lee Beom Soo (이범수)]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[Nam Gyu Ri (남규리)]]></category>
		<category><![CDATA[resensi]]></category>
		<category><![CDATA[Yoon Jeong Hee (윤정희)]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=1204</guid>
		<description><![CDATA[Other Title Gosa: Piui Jungganggosa (고死: 피의 중간고사) Director Chang Starring Lee Beom Soo (이범수), Yoon Jeong Hee (윤정희), Nam Gyu Ri (남규리), Kim Sang Bum (김상범), Han Na Yeon, Ham Eun Jong (함은정) Ketika adegan prolog saya sempat mengira telah dijebak teman adek saya untuk nonton film hantu dan bukannya film tentang pembunuhan seperti &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2010/10/death-bell/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/220px-death_bell_film_poster.jpg" alt="death bell" width="220" height="315" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Other Title</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Gosa: Piui Jungganggosa (고死: 피의 중간고사)</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Director</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Chang</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Starring</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Lee Beom Soo (이범수), Yoon Jeong Hee (윤정희), Nam Gyu Ri (남규리), Kim Sang Bum (김상범), Han Na Yeon, Ham Eun Jong (함은정)</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/10/vts_01_2-vob_001387960.jpg" alt="death bell 2" width="350" height="233" /></p>
<p style="text-align: justify;">Ketika adegan prolog saya sempat mengira telah dijebak teman adek saya untuk nonton film hantu dan bukannya film tentang pembunuhan seperti yang dia ceritakan. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/m162.gif' alt='(frightened_monkey)' class='wp-smiley' /> Beruntung prolognya cuma sekedar mimpi saja.</p>
<p style="text-align: justify;">Dikisahkan di suatu sekolah akan diadakan pertukaran pelajar dengan siswa dari sekolah lain. Untuk itu dibentuklah kelas khusus yang terdiri dari murid-murid dengan rangking tertinggi dari nilai ujian terakhir di sekolah itu. Kelas tersebut akan mengadakan persiapan khusus untuk menyambut murid pertukaran pelajar, sehingga tetap mengadakan kegiatan di waktu libur sekolah.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1204"></span>Ketika hari pertama pelajaran tambahan bagi kelas khusus dimulai, salah seorang murid perempuan, <strong>Hye Yeong</strong>, tidak masuk kelas. Siswa yang lain tidak begitu peduli sampai ketika di layar televisi yang tersedia di setiap kelas dan sudut sekolah menampilkan tayangan mengerikan murid yang menghilang tersebut disekap dalam sebuah akuarium di sebuah ruangan. Suara yang asing bergema di pengeras suara sekolah, sebuah ancaman kepada semua murid dan guru yang saat itu berada di sekolah, bahwa Hye Yeong akan dibunuh dengan menenggelamkannya dalam akuarium tersebut jika mereka tidak bisa menyelesaikan soal yang dia berikan. Suara tersebut juga memperingatkan bahwa tidak ada yang boleh keluar dari area sekolah dan menghubungi orang lain di luar sekolah jika ingin selamat.</p>
<p style="text-align: justify;">Murid-murid yang tersisa dilanda kepanikan, terutama ketika menyadari satu lagi teman mereka telah hilang. Para guru, <strong>Hwang Chan Wook (Lee Beom Soo)</strong> dan <strong>Choi Seo Yeong (Yoon Jeong Hee)</strong>, serta salah seorang guru lagi (yang mana saya lupa namanya) mencoba menghubungi pihak luar, tapi semua saluran komunikasi telah terputus. Semua murid kelas khusus, tiga orang guru, seorang satpam, dan satu orang murid laki-laki yang padahal hanya datang ke sekolah untuk membantu seorang guru, <strong>Kang Hyeon (Kim Sang Bum</strong>), terjebak dalam kondisi ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/10/vts_01_3-vob_001219401.jpg" alt="death bell 4" width="350" height="233" /></p>
<p style="text-align: justify;">Guru yang saya lupa namanya itu, mencoba keluar untuk mencari bantuan walaupun sudah dicegah oleh yang lain, dan dia kembali dengan berlumuran darah, untuk kemudian mati di antara murid-muridnya yang awalnya sudah bersiap melarikan diri juga. Semuanya tidak punya pilihan lain kecuali mengikuti permainan mengerikan ini.</p>
<p style="text-align: justify;">Dalam kepanikan awal, Hye Yeong gagal diselamatkan. Korban selanjutnya adalah murid yang menghilang setelah Hye Yeong, dan sebuah suara kembali meminta mereka menyelesaikan soal yang dia berikan jika ingin murid ini selamat. Setelah beberapa kali kejadian, salah seorang di antara mereka, <strong>Kang Yi Na (Nam Gyu Ri)</strong>, mulai menyadari kalau mereka dibunuh berdasarkan urutan ranking yang mereka peroleh sebelumnya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/10/vts_01_3-vob_000917601.jpg" alt="death bell 3" width="350" height="233" /></p>
<p style="text-align: justify;">Saya nggak bisa mengingat siapa saja nama pemerannya di sini, dan untuk mencari infonya ternyata susah sekali. Bahkan di IMDB juga nggak lengkap <em>cast</em>-nya. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/sad.png' alt=':(' class='wp-smiley' /> Padahal kalau film Amerika sampai ke pemeran figurannya biasanya ada. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/sad.png' alt=':(' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Saya juga benci film horor Asia sebenarnya, tapi seringnya malah tertarik menonton juga pada akhirnya. Ini yang namanya <em>guilty pleasure</em>? <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/doh.gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> Padahal selalu sukses bikin saya nggak bisa tidur dengan tenang, paling parah sampai tiga harian lebih waktu saya nonton <strong>Ju-On</strong>. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/m017.gif' alt='(dhuarr)' class='wp-smiley' /> Death Bell ini sebenernya film pembunuhan, tapi ada adegan yang kayak film hantu, jadi efeknya kira-kira hampir sama. Saya sama adek saya langsung nutup jendela kamar rapat-rapat habis nonton ini. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/m162.gif' alt='(frightened_monkey)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;"><em>Oh, yeah. Can&#8217;t find a quotation for this movie too, and I&#8217;m waaaaaaay to afraid to watch it again now when I&#8217;m alone in my room</em>. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/crying.png' alt=':-((' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2010/10/death-bell/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Haunting of Molly Hartley</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-haunting-of-molly-hartley/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-haunting-of-molly-hartley/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 16 Sep 2010 18:06:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[AnnaLynne McCord]]></category>
		<category><![CDATA[Chace Crawford]]></category>
		<category><![CDATA[christian]]></category>
		<category><![CDATA[devil]]></category>
		<category><![CDATA[exorcism]]></category>
		<category><![CDATA[Haley Bennett]]></category>
		<category><![CDATA[Jake Weber]]></category>
		<category><![CDATA[Jessica Lowndes]]></category>
		<category><![CDATA[Marin Hinkle]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[Nina Seimaszko]]></category>
		<category><![CDATA[Shanna Collins]]></category>
		<category><![CDATA[the haunting of molly hartley]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=1220</guid>
		<description><![CDATA[Director Mickey Liddell Starring Haley Bennett, Chace Crawford, Jake Weber, AnnaLynne McCord, Jessica Lowndes, Marin Hinkle, Shanna Collins, Nina Seimaszko Forgive me, father. For I have sinned. One kind of horror movie that I keep on watching even when I realize that I am a scaredy cat, is mostly about exorcism. Jadi ketika saya melihat &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2010/09/the-haunting-of-molly-hartley/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/haunting_of_molly_hartley.jpg" alt="the haunting of molly hartley" width="265" height="391" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Director</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Mickey Liddell</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Starring</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Haley Bennett, Chace Crawford, Jake Weber, AnnaLynne McCord, Jessica Lowndes, Marin Hinkle, Shanna Collins, Nina Seimaszko</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em>Forgive me, father. For I have sinned.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><em>One kind of horror movie that I keep on watching even when I realize that I am a scaredy cat, is mostly about exorcism.</em> Jadi ketika saya melihat iklannya di salah satu stasiun televisi swasta, tentu saja tertarik buat nonton. Beruntunglah saat ini lagi liburan di rumah, nggak perlu khawatir merinding disko sendirian nonton di tengah malam dan kemudian takut ke kamar mandi setelah pergi tidur beberapa waktu setelah film berakhir.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1220"></span><strong>Molly Hartley (Haley Bennett)</strong> baru saja pindah ke sekolahnya yang baru. <strong>Ayahnya (Jake Weber)</strong> memutuskan pindah kota dan memulai kehidupan mereka dari awal sejak <strong>istrinya (Marin Hinkle)</strong> menusuk anak kandung mereka sendiri itu di kamar mandi. Molly yang masih trauma sering sekali mengalami mimisan, sakit kepala, dan berhalusinasi bahwa ibunya datang lagi untuk membunuhnya sehingga ia terkena serangan panik. Tapi kemudian dokter mengatakan bahwa semua hal itu terjadi karena ada tumor jinak di kepalanya.</p>
<p style="text-align: justify;">Sakit kepala dan mimisan yang dialami Molly memang berhenti sejak operasi pengangkatan tumornya, tapi tidak dengan perasaan bahwa ibunya akan datang untuk membunuhnya. Suatu hari sepulang sekolah, ibunya benar-benar muncul lagi di rumahnya. Molly dan ibunya terlibat perkelahian sehingga ibunya tewas terjatuh dari lantai dua. Tapi sebelum tewas dia sempat memberitahu Molly alasan tindakannya. Molly seharusnya tidak pernah lahir karena dia keguguran saat mengandungnya. Saat itulah dia dan ayah Molly didatangi seorang perempuan yang menawarkan untuk membawa Molly kembali hidup. Syaratnya adalah setelah Molly berusia 18 tahun maka Molly akan menjadi miliknya. Orangtua Molly saat itu tidak berpikir panjang dan menyetujui. Ketika usia Molly sudah mendekati 18 tahun, ibunya sadar bahwa anaknya itu akan dijadikan pelayan iblis dan memutuskan untuk membunuhnya.</p>
<p style="text-align: justify;">Molly yang panik memberontak dari ayahnya dan meminta pertolongan pada temannya, <strong>Alexis White (Shanna Collins), </strong>seorang kristen yang taat. Alexis menyarankan agar Molly membersihkan diri dan bertobat di gereja. Tanpa disadari, Alexis juga ternyata tahu apa yang akan terjadi pada Molly ketika dia berusia 18 tahun, dan berusaha membunuh Molly. Dalam perlawanannya, Molly lagi-lagi membunuh.</p>
<p style="text-align: justify;">Masih dalam keadaan linglung, <strong>Joseph Young (Chace Crawford)</strong>, teman sekolah yang tertarik padanya, datang membantu. Joseph menawarkan untuk kabur dari kota bersama Molly dan membawanya ke rumahnya untuk mengambil uang dari brankas ayahnya. Ketika Joseph terlalu lama di dalam rumah, Molly mengikuti dan malah menemukan Joseph menyalakan lilin di atas kue ulang tahun. Kedatangan <strong>Dr. Emerson (Nina Siemaszko)</strong>, guru konseling di sekolahnya, memperjelas segalanya. Joseph, dan juga Dr. Emerson, adalah bagian dari kekuatan jahat yang telah memilihnya untuk menjadi bagian dari mereka.</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em>I know what you are and I can&#8217;t let you be filled with darkness! Do you  understand?</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">
<p style="text-align: justify;"><em>Truthfully&#8230;. This is a waste of time&#8230;. </em> <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/m185.gif' alt='(pissed)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Sepanjang film saya mengharapkan adegan yang menegangkan, atau mengerikan sekalian pun nggak apa-apa. Tapi adegan itu cuma muncul sedikit sekali di antara durasi film yang jelas panjang, dan saya beberapa kali <em>kecele </em>karena bahkan bagian menegangkannya tidak semenarik yang saya harapkan. Terlalu mengecewakan sampai saya mengira yang sedang saya tonton ini film dengan <em>genre </em>yang sama seperti Mean Girls atau sejenisnya dan bukannya film horor.</p>
<p style="text-align: justify;">Oh, dan bagian terakhirnya juga sama menyebalkannya. Ketika Molly gagal bunuh diri, <em>scene </em>beralih ke rumah sakit dengan ayah Molly yang dinyatakan mengalami gangguan jiwa dan juga bertanggung jawab atas kematian orang-orang yang jelas sudah kita lihat dibunuh, walau saat itu dengan tidak sengaja, oleh Molly. Molly membiarkan ayahnya di sana, tidak ingin bertemu lagi dengannya karena dia berkata bahwa dia harus <em>move on</em>. Entah bagaimana ceritanya Molly yang awalnya memilih bunuh diri daripada harus membunuh ayahnya tiba-tiba saja berubah. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/eyeroll.gif' alt='(eyeroll)' class='wp-smiley' /> Setelah itu Molly menjadi perwakilan yang berpidato di upacara kelulusan angkatannya di SMA, dan film habis sampai di situ. Tapi kalau menurut alur cerita yang saya baca, seharusnya di adegan terakhir Dr. Emerson datang dan berkata sesuatu tentang dia sudah menunggu lama untuk Molly. Kena sensor karena ada adegan <em>kissing </em>antara Molly dan Joseph? Mungkin&#8230;. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/m083.gif' alt='(think_hard)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">Tsk. Dan awalnya saya mengharapkan sesuatu seperti The Exorcism of Emily Rose. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/nottalking.gif' alt='(nottalking)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-size: xx-small;"><em>sumber cover dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Haunting_of_Molly_Hartley" target="_blank">sini</a></em><span> </span></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-haunting-of-molly-hartley/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Accidental Husband</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-accidental-husband/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-accidental-husband/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2010 19:36:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Colin Firth]]></category>
		<category><![CDATA[Griffin Dunne]]></category>
		<category><![CDATA[Isabella Rossellini]]></category>
		<category><![CDATA[Jeffery Dean Morgan]]></category>
		<category><![CDATA[Keir Dullea]]></category>
		<category><![CDATA[Kristina Klebe]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[Sam Shepard]]></category>
		<category><![CDATA[the accidental husband]]></category>
		<category><![CDATA[Uma Thurman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=1169</guid>
		<description><![CDATA[Director Griffin Dunne Starring Uma Thurman, Jeffery Dean Morgan, Colin Firth, Isabella Rossellini, Keir Dullea, Sam Shepard, Kristina Klebe You mix these two together, it tastes just like a ring-ding. Hanya menghitung hari menjelang pernikahan dan tiba-tiba semuanya dibatalkan karena sang pengantin wanita yang tengah ragu meminta saran dari seorang pembawa acara yang menangani konseling &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2010/09/the-accidental-husband/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/accidental_husband.jpg" alt="accidental husband" width="215" height="319" /><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Director</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Griffin Dunne</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Starring</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Uma Thurman, Jeffery Dean Morgan, Colin Firth, Isabella Rossellini, Keir Dullea, Sam Shepard, Kristina Klebe</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em>You mix these two together, it tastes just like a ring-ding.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;">Hanya menghitung hari menjelang pernikahan dan tiba-tiba semuanya dibatalkan karena sang pengantin wanita yang tengah ragu meminta saran dari seorang pembawa acara yang menangani konseling hubungan di radio. <strong>Patrick Sullivan (Jeffery Dean Morgan)</strong> kemudian menjadi terobsesi dengan <strong>Dr. Emma Llyod (Uma Thurman),</strong> si pembawa acara tersebut. Ketika dia tahu tetangganya bisa meretas data penduduk sipil, dia tergoda untuk mempermainkan perempuan yang sebentar lagi akan menikah itu dengan mengganti status <em>single</em>-nya menjadi telah menikah dengan Patrick.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1169"></span>Ketika Emma dan <strong>Richard Bratton (Colin Firth) </strong>akan mendaftarkan pernikahan mereka di catatan sipil, petugas menolak karena status Emma sudah menikah. Berbekal setumpuk surat yang harus ditandatangani dan alamat Patrick, Emma mencari laki-laki yang terdata telah menikah dengannya.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/avseq05-dat_001620040.jpg" alt="the accidental husband 2" width="332" height="264" /></p>
<p style="text-align: justify;">Patrick pura-pura tidak tahu tentang statusnya di catatan sipil dan dia juga berpura-pura dengan senang hati membantu Emma mengurus masalah yang terjadi. Tapi Patrick selalu muncul di saat yang tidak menguntungkan, dia muncul ketika Emma harus mencoba kue pengantinnya dan mengakibatkan istri dari partner bisnis Richard menyangka bahwa Patrick adalah Richard, calon suami Emma.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal itu berbuntut panjang ketika partner bisnis Richard dan istrinya datang ke peluncuran buku Emma dan meminta bertemu &#8220;Richard&#8221; karena si istri menyukai kepribadian &#8220;Richard&#8221; yang ditemuinya di toko kue. Patrick yang saat itu juga malah datang tanpa diundang ke peluncuran buku akhirnya diminta Emma untuk berpura-pura menjadi Richard sementara waktu demi menyelamatkan hubungan bisnis Richard.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/avseq01-dat_0014766001.jpg" alt="the accidental husband" width="330" height="267" /></p>
<p style="text-align: justify;">Lama kelamaan Patrick malah tertarik dengan Emma, dan begitu pula halnya dengan Emma. Richard tahu ada sesuatu yang terjadi dan meminta Emma mempertimbangkan lagi apakah dia benar-benar mau menikah dengannya. Namun ketika Emma akhirnya memilih Patrick, dia menemukan kliping artikel koran tentangnya di tempat sampah di rumah Patrick, bekas-bekas ketika dulu Patrick terobsesi ingin membalas dendam karena pernikahannya yang gagal.</p>
<p style="text-align: right;"><em><span style="font-size: xx-small;">cover dari <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/The_Accidental_Husband" target="_blank">sini</a></span></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-accidental-husband/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Cutting Edge 3: Chasing the Dream</title>
		<link>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-cutting-edge-3-chasing-the-dream/</link>
		<comments>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-cutting-edge-3-chasing-the-dream/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 09 Sep 2010 12:17:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Faye</dc:creator>
				<category><![CDATA[Movie]]></category>
		<category><![CDATA[Alycia Purrott]]></category>
		<category><![CDATA[Ben Hollingsworth]]></category>
		<category><![CDATA[Christy Carlson Romano]]></category>
		<category><![CDATA[Francia Raisa]]></category>
		<category><![CDATA[Luis Oliva]]></category>
		<category><![CDATA[Matt Lanter]]></category>
		<category><![CDATA[movie]]></category>
		<category><![CDATA[Sarah Gadon]]></category>
		<category><![CDATA[Stefano Matteo Colacitti]]></category>
		<category><![CDATA[the cutting edge]]></category>
		<category><![CDATA[the cutting edge 3]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://d3wdr0p.com/?p=1167</guid>
		<description><![CDATA[Director Stuart Gillard Starring Matt Lanter, Francia Raisa, Ben Hollingsworth, Alycia Purrott, Christy Carlson Romano, Sarah Gadon, Luis Oliva, Stefano Matteo Colacitti We all get a little lonely, no matter how much company we have. It&#8217;s all a part of life&#8217;s deal. Partner Zach Conroy (Matt Lanter) dalam ice skating, Celeste Mercier (Sarah Gadon), mengalami &#8230;<br/><a class="more-link" href="http://d3wdr0p.com/2010/09/the-cutting-edge-3-chasing-the-dream/">Read more <span class="meta-nav">&#8594;</span></a>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/the_cutting_edge_3_chasing_the_dream_2008_4133_poster.jpg" alt="the cutting edge 3" width="217" height="321" /><strong> </strong></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Director</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Stuart Gillard</p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Starring</strong></p>
<p style="text-align: justify;">Matt Lanter, Francia Raisa, Ben Hollingsworth, Alycia Purrott, Christy Carlson Romano, Sarah Gadon, Luis Oliva, Stefano Matteo Colacitti</p>
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><em>We all get a little lonely, no matter how much company we have. It&#8217;s all a part of life&#8217;s deal.</em></p>
</blockquote>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-1167"></span>Partner <strong>Zach Conroy (Matt Lanter)</strong> dalam <em>ice skating</em>, <strong>Celeste Mercier (Sarah Gadon),</strong> mengalami kecelakaan saat latihan yang mengakibatkan pergelangan kakinya retak dan tidak bisa mengikuti kompetisi di Miami. Atlit lain tidak ada yang berani berpartner dengan Zach walaupun ia adalah pemain paling berbakat yang ada, dan satu-satunya orang yang bersedia, <strong>Misha Pressel (Alycia Purrott)</strong>, ditolak oleh Zach.</p>
<p style="text-align: justify;">Ketika tengah latihan sendirian untuk kompetisi, Zach bentrok dengan kelompok hoki es karena ia tidak sadar waktunya menggunakan lapangan sudah selesai. Saat itu ia bertemu salah satu anggota kelompok hoki es yang dilihatnya mampu untuk menjadi partnernya dalam pertandingan mendatang di Miami.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/avseq03-dat_001042920.jpg" alt="cutting edge" width="335" height="199" /></p>
<p style="text-align: justify;"><strong>Alejandra Delgado (Francia Raisa)</strong> sudah sepuluh tahun tidak pernah lagi berseluncur di atas es kecuali untuk bermain hoki es karena orang tuanya tidak mampu lagi membayar biaya lesnya. Tapi Zach melihat bahwa dia punya kemampuan dan bersikeras menjadikannya partner. <strong>Bryan Hemmings (Stefano Matteo Colacitti)</strong>, pelatih Zach tetap tidak setuju dan setelah pertengkaran hebat dia akhirnya berhenti melatih Zach.</p>
<p style="text-align: justify;">Tidak putus asa walaupun pelatihnya berhenti, Zach mengajak Alejandra mendatangi mantan pemain<em> ice skating</em> yang sudah pensiun karena cedera,  <strong>Jackie Dorsey (Christy Carlson Romano)</strong>. Keduanya berhasil meyakinkan Jackie untuk melatih mereka.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" src="http://d3wdr0p.files.wordpress.com/2010/09/avseq01-dat_002454600.jpg" alt="cutting edge 2" width="333" height="198" /></p>
<p style="text-align: justify;">Kelanjutannya? Ah, tidak perlu saya lanjutkan deh. Tidak jauh beda dengan film lain ber-<em>genre </em>sama. Waktu saya dan adek saya menontonnya, kami sama-sama sudah tau garis besar alur cerita selanjutnya. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/ninja.gif' alt='(ninja)' class='wp-smiley' /> Hal yang lucu adalah saya dari awal merasa sudah pernah menonton bagian akhir film ini. Jadi sampai bagian tengah film saya bertanya-tanya, kapan film ini akan sampai ke bagian yang &#8220;<em>pernah saya tonton itu</em>&#8220;. Tapi sampai akhir ternyata bagian itu nggak ada juga, dan saya baru sadar kalau itu ternyata adalah bagian dari film lain. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/haha.gif' alt='(haha)' class='wp-smiley' /> Mungkin The Cutting Edge yang sebelumnya, soalnya ceritanya juga sama-sama tentang <em>ice skating</em>, tapi yang jelas bukan film yang ini. <img src='http://d3wdr0p.com/wp-content/plugins/smilies-themer/YY_P_CR_by_faye/blush.gif' alt='(blush)' class='wp-smiley' /> *<em>getok si adek yang ngetawain saya gara-gara ini</em>*</p>
<p style="text-align: right;"><span style="font-size: xx-small;">cover dari <a href="http://www.dramastyle.com/movie/The-Cutting-Edge-3:-Chasing-the-Dream,-2008/" target="_blank">sini</a></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://d3wdr0p.com/2010/09/the-cutting-edge-3-chasing-the-dream/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

