• Posts tagged "rachel weisz"

Blog Archives

Lovely Bones

lovely bones

Director

Peter Jackson

Starring

Saoirse Ronan, Mark Wahlberg, Rachel Weisz, Rose Mclver, Stanley Tucci, Michael Imperioli, Christian Thomas Ashdale, Reece Ritchie, Carolyn Dando

My name is Salmon, like the fish. First name: Susie. I was 14 years old, when I was murdered on December 6th 1973.

Susie Salmon (Saoirse Ronan) masih begitu muda, ketika kematian datang menjemputnya dengan cara yang sungguh tidak menyenangkan. Hari itu adalah hari ketika dia akhirnya bisa berbicara dengan laki-laki yang disukainya, Ray Singh (Reece Ritchie), dan mereka membuat janji untuk bertemu di hari lain.

Gadis bertopi wol itu lalu kembali ke rumah sepulang sekolah, melewati ladang jagung yang kosong di musim dingin, ketika seorang tetangga yang tak begitu dikenal memanggilnya. Laki-laki itu baru saja membangun sesuatu, dan bercerita betapa dia ingin menunjukkannya kepada orang lain, hingga kebetulan saja Susie lewat.

Laki-laki tua itu begitu memelas, ketika Susie menolak tawarannya dengan ragu. Hingga rasa kasihan hinggap, dan dia mengikuti laki-laki tua itu, turun ke konstruksi bangunan di bawah ladang jagung. Tempat yang nyaman, dengan sinar temaram dan dekorasi menyenangkan untuk anak seumurnya. Susie menyukai tempat itu, dan juga ide bahwa tempat itu dibuat untuk para anak-anak yang ingin kebebasan.

I was here for a moment, and then I was gone

Definitely Maybe

definitely maybe posters

Director

Adam Brooks

Starring

Ryan Reynolds, Isla Fisher, Abigail Breslin, Elizabeth Banks, Rachel Weisz

What if I don’t like my mom?

Setelah pelajaran sex education yang menghebohkan para orang tua murid di sebuah sekolah dasar, Will Hayes diberondong pertanyaan oleh anaknya, Maya, tentang kisah kedua orang tuanya, yang saat itu statusnya telah bercerai. Terancam oleh Maya yang terus menerus membicarakan “istilah-istilah baru dari pelajarannya tadi“, Will menyetuji permintaan anaknya.

Kisah Will bermula dari ketika dirinya masih berada di Wisconsin, kemudian cita-citanya untuk meniti karir di bidang politik membawanya ke New York. Ada tiga orang perempuan yang berperan dalam kisah ini. Emily, pacarnya semasa kuliah. Summer Hartley, penulis terkenal yang juga sahabat Emily dan kini berada di New York. April, gadis fotokopi di kantor Will.

Nama-nama itu hanyalah nama samaran Will untuk para tokoh wanita yang benar-benar pernah masuk di hidupnya. Ia ingin Maya menebak sendiri, siapa sebenarnya ibunya di antara tiga wanita tersebut. Tapi Maya tidak hanya berhasil mengetahui siapa ibunya dalam cerita itu, tapi juga siapa yang sebenarnya dicintai Will.

There! Right there! That’s it! That’s how I figure it out! That’s what mom does when I’m upset!

Adegan yang paling saya suka adalah ketika Maya akhirnya mengetahui siapa ibunya, dan mendeskripsikannya pada Will di taman, dan saat itu ibunya sedang berjalan di belakangnya menuju ke arah mereka. :)

Tapi sebenarnya ini jenis film dimana saya nggak bisa merasakan dimana gregetnya saat klimaks, dan menontonya dengan perasaan biasa-biasa saja. Hanya diselingi sedikit gumaman, “Oh“, “Hmm“, dan manggut-manggut pelan.

It’s just… flat…. :D

Kesimpulan: Not my cup of tea, :D dan sungguh ini psotingan sempalan ga penting, tapi bodo ah yang penting update (whistle) *ditimpuk batu*