• Posts tagged "resensi"

Blog Archives

Before You Say I Do

before you say i do

Director

Paul Fox

Starring

David Sutcliffe, Jennifer Westfeldt, Lauren Holly

I wish I met Janey before she was married.

Setelah pernikahan pertamanya yang hancur berantakan, Jane Gardner (Jennifer Westfeldt) trauma dengan pernikahan. Bahkan ketika George Murray (David Sutcliffe), kekasihnya saat itu melamarnya, dia malah tidak senang sama sekali. George akhirnya berhasil membujuknya untuk menerima lamarannya, tapi setelah pesta pertunangan mereka, Jane rupanya memutuskan bahwa dia tidak bisa melanjutkan semuanya. Dia menyelipkan cincin pertunangannya ke jas George secara diam-diam, dan meninggalkan pesan perpisahan di telepon kantor George.

there are no great loves before you…

Death Bell (고死: 피의 중간고사)

death bell

Other Title

Gosa: Piui Jungganggosa (고死: 피의 중간고사)

Director

Chang

Starring

Lee Beom Soo (이범수), Yoon Jeong Hee (윤정희), Nam Gyu Ri (남규리), Kim Sang Bum (김상범), Han Na Yeon, Ham Eun Jong (함은정)

death bell 2

Ketika adegan prolog saya sempat mengira telah dijebak teman adek saya untuk nonton film hantu dan bukannya film tentang pembunuhan seperti yang dia ceritakan. (frightened_monkey) Beruntung prolognya cuma sekedar mimpi saja.

Dikisahkan di suatu sekolah akan diadakan pertukaran pelajar dengan siswa dari sekolah lain. Untuk itu dibentuklah kelas khusus yang terdiri dari murid-murid dengan rangking tertinggi dari nilai ujian terakhir di sekolah itu. Kelas tersebut akan mengadakan persiapan khusus untuk menyambut murid pertukaran pelajar, sehingga tetap mengadakan kegiatan di waktu libur sekolah.

and the tragedy begin…

Kau Memanggilku Malaikat

kau memanggilku malaikat cover

Pengarang

Arswendo Atmowiloto

Penerbit

PT Gramedia Pustaka Utama

“Bu, ada malaikat…”

Orang memanggilnya malaikat maut. Tapi baginya yang dia lakukan hanyalah menjemput manusia-manusia yang sudah menjelang ajalnya, bukan mencabut nyawa mereka. Dia hanya menunggu, hingga waktu mereka telah tiba, mendengarkan apapun yang ingin mereka katakan, karena manusia biasanya tiba-tiba saja memiliki banyak sekali hal yang untuk dikatakan pada saat-saat ini. Baginya itu bukan tugas, seperti halnya apakah manusia akan mengatakan angin bertugas ketika bertiup, atau ombak laut bertugas ketika bergelombang, baginya seperti itulah hidup sejak awal.

Semua, tanpa kecuali, akan dijemputnya ketika mereka mulai menunjukkan tanda-tanda kematian. Ia tak pernah merasakan apapun kepada semua yang dijemputnya, tak tahu apa itu arti kangen, apa arti air mata, hingga ia bertemu Di. Ia tak pernah bertanya apakah ada malaikat lain seperti dia, hingga seorang ibu suatu ketika berkata ingin menjadi malaikat seperti dirinya.

Di yang berkata pernah melihatnya di masa lalu, padahal ia yakin tak seorang manusia pun pernah melihatnya selain di saat mereka akan meninggal. Di yang tak juga pergi ke tempat “persinggahan” sebelum waktunya pergi ke tempat berikutnya, kemana orang-orang mati pergi, namun malah tetap berkeliaran bersama orang-orang yang dikenalnya semasa hidup. Di yang membuatnya merasakan penasaran, dan kangen.

Saya nggak terlalu bisa menangkap esensi sesungguhnya dari novel ini, sebenarnya.  Apakah sebatas monolog seorang malaikat maut, ketika bertemu anomali dalam kehidupan datarnya menjemput nyawa manusia, atau menyangkut daya hidup yang ditulis ibu Tesarini seolah menulis tesis. Ataukah bisa jadi juga ini adalah transformasi pertanyaan-pertanyaan manusia tentang malaikat, seperti apakah malaikat, apakah ia punya perasaan, apakah malaikat maut tak merasakan apa-apa ketika menjemput nyawa manusia, dan semacamnya. Atau justru menyangkut semuanya?

Saya tidak begitu mengerti, tapi entah kenapa menikmati membaca buku ini. :D Suka cara penulisnya bercerita. :-)

Inception

inception poster

Director

Christopher Nolan

Starring

Leonardo DiCaprio, Ken Watanabe, Joseph Gordon-Levitt, Marion Cotillard, Ellen Page, Cillian Murphy, Dileep Rao

You’re waiting for a train. A train that will take you far away. You know where you hope the train will take you, but you can’t be sure. But it doesn’t matter because we’ll be together.

Saya keluar dari gedung bioskop, dengan kepala sedikit nyut-nyutan, tapi puas. Nyut-nyutan, soalnya sepanjang film, dari mulai awal, harus mikir. Dari bagian awal film udah bengong ga ngerti jalan ceritanya, untung sebelum sampai pertengahan udah mulai paham, dan selanjutnya juga fokus nontonnya supaya ga bingung. :D Puas soalnya jalan ini film keren banget. (wub)

Is This A Dream?

Rahasia Kaum Falasha

rahasia kaum falasha cover

Pengarang

Mahardika Zifana

Penerbit

Edelweiss

Tempat bersembunyi paling aman untuk seekor kelinci adalah kandang macan.

Heri, seorang mahasiswa Monash University asal Indonesia tewas di Ethiopia saat sedang melakukan penelitian untuk disertasinya. Asistennya, Indra, yang ikut bersamanya dalam penelitian itu dikabarkan menghilang dan menjadi tersangka pembunuhan.

Kepergian Heri dan Indra ke Ethiopia ternyata bukan sekedar untuk melakukan penelitian untuk disertasi Heri, melainkan untuk melacak harta karun nabi Sulaiman beserta Tabut Perjanjian yang hilang. Semuanya berawal karena lima lembar manuskrip kuno yang ditemukan Indra yang merupakan seorang pedagang barang antik. Manuskrip tersebut mengisahkan kebenaran kisah Nabi Sulaiman as, Ratu Saba, dan anak mereka, Menelik, yang disebut-sebut sebagai leluhur dari kaum Beta-Israel di Ethiopia.

The Beginning of Trilogy…