Posts Tagged televisi

Moving!

Selamat tinggal televisi baru (bye) . Telinga saya nggak akan lagi pagi-pagi harus dicemari dengan berita pernikahan Dude Herlino yang ternyata cuma episode terakhir Cinta dan Anugerah.

Selamat tinggal televisi baru (bye) .  Saya nggak perlu lagi menyabar-nyabarkan diri dari dalam kamar ketika penontonmu menjerit-jerit melihatmu dan pikiran saya yang lagi bikin tugas pemrograman jadi buyar tercecer ke kolong-kolong kasur.

Selamat tinggal televisi baru (bye) . Sayang juga saya nggak akan lagi bisa mendengar gosip paling hot yang sedang beredar di kosan kalau kamu sedang menyiarkan iklan.

Dan selamat tinggal juga wahai kamarku yang miskin sinyal (bye) . Saya pergi dan nggak akan kembali lagi.

Oh, tak lupa kepada spot paling pewe di bawah tangga, selamat tinggal cinta (bye) . Terima kasih telah memberi pencerahan kepada pencari sinyal ini.

*lambai2 sapu tangan*

Cut! Cut! Cut!

, , , ,

19 Comments