Selamat tinggal televisi baru
. Telinga saya nggak akan lagi pagi-pagi harus dicemari dengan berita pernikahan Dude Herlino yang ternyata cuma episode terakhir Cinta dan Anugerah.
Selamat tinggal televisi baru
. Saya nggak perlu lagi menyabar-nyabarkan diri dari dalam kamar ketika penontonmu menjerit-jerit melihatmu dan pikiran saya yang lagi bikin tugas pemrograman jadi buyar tercecer ke kolong-kolong kasur.
Selamat tinggal televisi baru
. Sayang juga saya nggak akan lagi bisa mendengar gosip paling hot yang sedang beredar di kosan kalau kamu sedang menyiarkan iklan.
Dan selamat tinggal juga wahai kamarku yang miskin sinyal
. Saya pergi dan nggak akan kembali lagi.
Oh, tak lupa kepada spot paling pewe di bawah tangga, selamat tinggal cinta
. Terima kasih telah memberi pencerahan kepada pencari sinyal ini.
*lambai2 sapu tangan*